suplemenGKI.com

SABTU, 25 MEI 2013

24/05/2013

YOHANES 16:12-15

“ROH KEBENARAN : ANDALAN DALAM PERJUANGAN HIDUP KUDUS”

 

PENGANTAR
Setelah menyampaikan nasihat dan sekaligus pemaparan kenyataan penderitaan yang akan dihadapi oleh para murid, kini Tuhan Yesus menyampaikan penghiburan berupa janji datangnya Sang Penghibur, yaitu Allah Roh Kudus.

PEMAHAMAN

  1. Ayat 13 A: Apa peranan Allah Roh Kudus yang disebutkan Yesus di ayat ini? Bagaimana orang Kristen menghayati ayat ini dalam perjuangannya untuk hidup benar?
  2. Ayat 14-15: Bagaimana keterkaitan antara Allah Roh Kudus dan Tuhan Yesus dalam hal perannya dalam kehidupan para murid: adakah kesamaan tentang apa yang diberitakan/diajarkan?
  3. Apa pentingnya kabar ini bagi para murid yang saat itu dihadapkan pada situasi tidak lama lagi tidak akan melihat Yesus secara fisik?

Berpisah dengan pribadi seseorang yang sangat kita kasihi dan kagumi tentu bukanlah hal yang mudah. Demikian pula yang dirasakan para murid ketika tahu bahwa Tuhan Yesus akan meninggalkan mereka seperti yang dikatakanNya. Dalam kondisi yang demikian, setelah Yesus memaparkan tentang tantangan yang akan dihadapi para murid, kini Yesus menegaskan bahwa mereka tidak akan sendirian dalam menjalani kehidupan sebagai murid Tuhan dalam mengemban misi dari Allah.  Ada Roh Kebenaran yang akan menyertai para murid dan juga kita seluruh orang percaya. Roh Kebenaran yang memiliki hubungan yang akrab dengan Tuhan Yesus dan memiliki kebenaran yang sama diantara dua pribadi tersebut.

Dengan rangkaian perkataan Yesus di pasal ini, sekali lagi Yesus bermaksud menegaskan bahwa beratnya tantangan hidup di dunia tidak boleh membuat para murid dan juga kita kehilangan kebenaran hidup. Sebab kita tidak berjalan sendiri untuk hidup benar, melainkan dalam pimpinan Roh Kebenaran itu (ayat 13).  Dengan demikian tidak ada kata tidak bisa untuk hidup dalam kebenaran Tuhan di zaman ini. Ketika kita berkata tidak mungkin, kita sedang mengecilkan dan bahkan tidak percaya dengan kuasa Roh Kebenaran yang ada dalam diri tiap orang percaya.

REFLEKSI
Renungkan, periksa dan temukanlah bibit, dan bahkan buah-buah ketidakbenaran dalam hidup Anda. Pikirkanlah mengapa bibit itu terus bertumbuh dan terpelihara dalam hidup Anda, apakah karena Anda menikmatinya, atau Anda berkata tidak mungkin bisa diubah menjadi baik? Renungkan firman Tuhan hari ini dan bulatkan kembali tekad dan perjuangan Anda, sebab Anda tidak sendiri.

TEKADKU
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengingatkanku bahwa aku tidak mungkin menjadi orang benar dengan usahaku sendiri. PenebusanMu yang telah memperhitungkanku menjadi orang benar di hadapanMu dan aku percaya, dalam perjuanganku untuk menjaga kekudusan hidupku, Engkau terus menyertai dan bekerja dalamku. Jangan biarkan aku kalah dengan kejahatan dan ketidakbenaran. Amin

TINDAKANKU
Aku akan bertanya pada orang terdekatku untuk menolongku memeriksa diriku: apa yang tidak dia sukai dari diriku, yang harus kuubah. Biarlah ini menunjukkan keterbukaanku untuk dikoreksi dan keberanianku untuk menjadikan diriku lebih baik.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«