suplemenGKI.com

Sabtu, 25 Juli 2020

24/07/2020

Roma 8 : 26-39

KEBAHAGIAAN MENJADI ORANG KRISTEN

 

Pengantar
Hidup didalam Kristus diwarnai dengan kasih karunia, damai sejahtera, pengharapan dan pembenaran. Ini semua dimungkinkan karena Roh Kudus terus menerus meyakinkan, menguatkan dan memimpin kehidupan orang percaya. Bahkan penderitaanpun tidak akan mampu menggagalkan pengharapan keselamatan umat-Nya yang telah dikerjakan oleh Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus.

Melihat hal-hal tersebut diatas,  membuat kita sangat bahagia sebagai umat Allah. Renungan hari ini akan semakin melengkapi kebahagiaan kita. Apa itu ? marilah kita pelajari dengan seksama.

Pemahaman

  1. Apakah yang dikerjakan Roh Kudus dalam pergumulan hidup umat percaya ? (ayat 26-27)
  2. Apa artinya bagi kita bahwa Allah bekerja dalam segala sesuatu ( 28-30 )
  3. Siapakah yang menjadi jaminan keselamatan kita  ? ( 31-34 )
  4. Apakah yang menjadi kekuatan kita sehingga kita berkata “tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih-Nya”. ( 35-39 )

Doa adalah kesempatan manusia untuk menjangkau Tuhan, sebagai sikap tunduk dan bakti manusia kepada Tuhan Allah. Ada syukur atas rahmat dan karunia-Nya yang kita panjatkan di dalam doa. Namun juga tidak dapat dipungkiri bahwa hidup tidak selalu seperti yang kita inginkan. Terkadang situasi membuat kita bergumul, bersedih, merasa sakit dan susah. Keadaan seperti ini bisa terjadi pada diri kita dalam lingkup pribadi dan keluarga. Sebagai orang percaya kita yakin bahwa Tuhan Allah tidak akan membiarkan kita sendirian. Roh Kudus akan menolong kita menjelaskan kepada Allah Bapa sepanjang kita dalam suasana doa. Setiap keluh kesah kita akan diterjemahkan Roh Kudus sebagai doa. (26-27). Ini menjadi kebahagiaan kita yang pertama.

Kebahagiaan kedua adalah, kita dipilih menjadi anak-anak Allah. Sudah barang tentu ini adalah kebahagiaan yang tak terperi. Mengapa demikian ? sebab jika kita bertanya secara jujur kepada diri kita, siapakah saya, sehingga Tuhan memilih saya menjadi anak-anak Allah dan dipilih untuk melayani dan memuliakan Allah. Bahkan Tuhan Allah turut bekerja mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. (28-30) Artinya Tuhan Allah hadir dalam setiap aktifitas kehidupan kita.

Kebahagiaan ketiga adalah bahwa Tuhan Allah berada di pihak kita. Ini menjadi sebuah jaminan kita ketika kita hidup di dunia sekarang ini maupun ketika kita akan menghadap pengadilan Illahi di akhirat nanti. Kristus yang kita imani telah mati menebus kita menjadi penolong kita di dunia sekarang ini dan di dunia yang akan datang. (31-34)

Kebahagiaan keempat adalah tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Kristus. Apapun yang ada dalam dunia ini tidak dapat memisahkan orang kristen dari kasih Kristus, baik itu penindasan, kesesakan, penganiayaan, kelaparan, ketelanjangan, bahaya, pedang, maut, pemerintah-pemerintah, malaikat tidak akan dapat memisahkan orang Kristen (orang percaya) dari kasih Kristus. Sungguh ini merupakan kebahagiaan yang tiada taranya. Amin.

Refleksi
Marilah kita merenungkan, pernahkah anda berpikir bahwa Tuhan Allah itu sungguh amat baik ? mengerjakan sesuatu yang terbaik untuk anda ? memberikan yang terbaik untuk anda ? dan menjamin yang terbaik untuk hidup anda ? betapa bahagianya menjadi umat percaya.

Tekadku
Ya Tuhan, saya sungguh bersyukur kepada-Mu atas kasih-Mu yang luar biasa. 

Tindakanku
Saya ingin/akan bersyukur selalu kepada Tuhan Allah yang telah menjamin hidupku dengan cara menceritakan kebaikan Tuhan kepada sesama.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«