suplemenGKI.com

Yohanes 10:1-10.

 

Perbedaan Gembala Yang Baik Dan Gembala Yang Jahat (1)

Pengantar:
Pada suatu hari seorang teman bercerita kepada saya, bahwa salah satu kelemahannya adalah sulit membedakan mana buah yang bagus dan mana yang tidak bagus. Dia bahkan bercerita, hampir setiap kali membeli buah durian selalu mendapat yang hambar tidak pernah manis. Sampai akhirnya dia kapok beli durian, padahal dia senang durian. Mungkin ini hal sederhana bagi sebagian orang, tetapi bagi sang teman, ini merupakan kelamahan yang sangat besar, karena kelemahan itu selalu membawanya pada suasana hati yang kecewa.

Pemahaman:

  1. Apa perbedaan antara gembala yang jahat dengan gembala yang baik? (v. 1-5)
  2. Siapakah gembala yang baik dan siapakah gembala yang tidak baik itu? Dan siapa pula domba-domba itu (7-10)
  3. Apa motivasi dari gembala yang tidak baik/jahat? (v. 10a)

Dalam perumpamaan ini Yesus menunjukan dengan jelas perbedaan antara gembala yang baik dan yang jahat. Gembala yang baik: masuk ke kandang domba melalui pintu, penjaga kandang mengenal dan membukakannya pintu, domba-domba pun mendengar dan mengenal suaranya karena gembala yang baik memanggil berdasarkan nama masing-masing domba itu dan gembala yang baik berjalan di depan yang diikuti oleh domba-dombanya. Gembala yang jahat: masuk dengan memanjat pagar/tembok, penjaga pintu tidak membukakan pintu baginya karena tidak mengenal, begitu juga domba-2 tidak mengenalnya, jika ia berjalan di depan tidak diikuti oleh para dombanya, karena ia tidak peduli domba-2.

Gembala yang baik adalah Yesus sendiri, yang rela datang dari surga menjadi manusia, mengorbankan diri demi menyelamatkan manusia berdosa. Gembala yang jahat adalah siiblis, penipu dan pemberontak. Domba-domba adalah manusia dengan berbagai karakter dan kesukaannya. Dengan berbagai karakter dan kesukaannya itulah maka manusia mudah diperdaya oleh iblis untuk menggiringnya ke lubang kebinasaan. Tetapi kita bersyukur karena ada gembala yang baik, yang mengerti kelemahan manusia, Ia rela berkorban untuk menjaga, membentengi manusia dari serangan niat jahat siiblis.

Ibilis datang hanya untuk mencuri/mencari keuntungan dengan memanfaatkan  kelemahan manusia, membinasakan, membunuh dan ketika ia sudah mendapatkan keuntungan dari manusia ia akan meninggalkan manusia setengah mati tanpa daya. Puji syukur ada gembala yang baik, Dia datang untuk menyelamatkan, memulihkan dan mengangkat manusia dari lubang kebinasaan. Maka sekarang dengarlah gembala yang baik.

Refleksi:
Jika anda ingin peka membedakan mana suara gembala yang baik dan mana suara gembala yang jahat, setialah membaca firman Tuhan setiap hari.

Tekat:
Yesus, ajarlah aku setia membaca, meenungkan firman-Mu agar tidak terjebak oleh sijahat.

Tindakan:
Aku mau senantiasa berjalan mengikuti gembala yang baik, karena aku menyadari betapa lemahnya diriku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«