suplemenGKI.com

Efesus 1:17-23

MENGENAL DIA DENGAN BENAR (Bagian 2)

 

Pengantar
Kemarin kita merenungkan bagaimana Paulus memuji jemaat Efesus sebab memiliki iman yang teguh dan kasih yang nyata.  Namun, Paulus menasihatkan ada hal penting yang harus terus diupayakan oleh jemaatnya yaitu bagaimana mengenal Dia dengan benar.  Apakah pentingnya ‘mengenal Dia dengan benar?’  Mari kita merenungkannya dari penjelasan Paulus!

Pemahaman
Ayat 18-21:  Apakah pentingnya mengenal Dia dengan benar?
Ayat 22-23:  Apa pengharapan bagi orang yang mau mengenal Dia dengan benar?

Sejauhmana kita mengenal Kristus?  Apa yang harus kita lakukan agar dapat mengenal dan mengalami Dia dengan benar?

Allah seperti apakah yang dijelaskan dalam perikop ini?  Pertama, Allah yang berkarya menyatakan kuasa-Nya membangkitkan Kristus dari kematian (ay. 20).  Kebangkitan Kristus adalah bentuk nyata kuasa Allah.  Apa kaitannya dengan hidup kita?  Setiap orang pasti mengalami kematian.  Tidak ada seorang pun yang mampu melawan atau menghindarinya.  Bagi orang percaya melalui kematian Kristus maka pengharapan kekal ada.  Oleh sebab itu, orang percaya tidak perlu takut menghadapi kematian.  Kedua, Allah yang mendudukkan Kristus di sebelah kanan-Nya mengatasi segala sesuatu (ay.20-22).  Artinya, Kristus memiliki kuasa mengatasi segala sesuatu dalam hidup kita.  Selain kematian, musuh lain dalam hidup orang percaya adalah tipu daya iblis.  Maka, setiap orang percaya seharusnya menyakini kuasa Kristus di dalam dirinya lebih besar dari kuasa apapun termasuk kuasa iblis yang berusaha menghancurkan hidup anak-anak-Nya.  Kristus telah menaklukkan iblis dan meletakkan mereka di kaki-Nya.  Maka iblis sudah sudah tidak memiliki kuasa terhadap orang yang percaya Yesus.  Ketiga, Allah menempatkan Yesus sebagai Kepala jemaat (ay. 22).  Artinya, kehidupan jemaat dipimpin dan untuk kemuliaan Kristus.  Ibadah dan pelayanan untuk menyenangkan hati-Nya.  Tidak ada seorangpun yang patut menyombongkan diri, karena materi atau potensi yang dimilikinya.  Kemuliaan hanya bagi Sang Kepala gereja.

Paulus tidak henti-hentinya berdoa agar jemaatnya dikaruniakan Roh hikmat, wahyu dan mata hati yang terang untuk mengenal DIA dengan benar.  Paulus ingin menegaskan bahwa tanpa doa tidak mungkin kita mengenal Dia (ay.16-17).  Sesungguhnya dengan doa orang percaya mampu mengenal Dia dan mengalami kuasa Allah yang nyata dalam hidup.  Oleh sebab itu, upayakan pengenalan kepada Dia dengan baik dan alami kuasa-Nya secara nyata dalam hidup.

 

Refleksi
Jikalau saat ini kita belum mengenal dan mengalami Dia karena mata hati kita masih gelap, digelapkan oleh keraguan, kekuatiran, kesombongan diri sehingga tidak mampu melihat karya Allah di dalam dan melalui Kristus, maka berdoalah kepada Tuhan.

 

Tekadku
Tuhan tolong aku selalu mau mengupayakan pengenalan yang benar akan Engkau.  Buka  hatiku agar terangMu menyinari mata hatiku dan aku dapat mengalami kuasa-Mu secara nyata dalam hidup.

 

Tindakanku
Aku mau menyediakan hati menerima terang-Nya dan menanggalkan apapun (keraguan, kekuatiran, kesombongan, dll) yang dapat menggelapkan mata hatiku agar aku mengenal dan mengalami DIA.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*