suplemenGKI.com

Sabtu, 22 Mei 2021

21/05/2021

Yohanes 15:26-27

 

“KITA TELAH DIPILIH-NYA”

Pengantar:
Ada cerita tentang seorang anak laki-laki kelas enam SD, ia bertubuh paling kecil di antara semua anak laki-laki di kelasnya. Sebelum proses belajar mengajar berlangsung dilakukanlah pemilihan ketua kelas, dan wali kelasnya memilih dia sebagai ketua kelasnya. Anak ini bertanya pada wali kelasnya “Pak guru mengapa saya yang dipilih menjadi ketua kelas?”. Mungkin ia merasa tidak percaya diri menjadi ketua kelas. Wali kelasnya menjawab “Karena saya mau memilih kamu”. Celakanya sejak saat itu ia tidak disukai terutama oleh sebagian anak laki-laki di kelasnya. Bacaan hari ini berbicara tentang Kristus telah memilih kita untuk menjadi saksi-Nya.

Pemahaman:

  1. Apa yang menjadi konteks pernyataan “….Aku telah memilih kamu dari dunia…” (v. 19)
  2. Apa yang hendak Yesus tegaskan melalui pernyataan-Nya di ayat 26-27?

Konteks pengajaran Kristus ini adalah untuk mempersiapkan murid-murid agar siap menghadapi tantangan yang akan mereka hadapi ketika melakukan karya pelayanan. Pernyataan Yesus pada ayat 19 “…Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itu dunia membenci kamu” sebenarnya tidak bermaksud bahwa murid-murid itu benar-benar terpisah dari dunia, tetapi pernyataan Yesus itu adalah hendak menegaskan bahwa murid-murid-Nya dan tentu juga setiap orang percaya pada hari ini adalah telah menjadi bagian dari Kristus dan akan mengalami juga apa yang dialami oleh Kristus (Lih. v. 20). Pertanyaannya, mengapa Kristus dan murid-murid-Nya dibenci oleh dunia? Karena kedatangan atau kehadiran Yesus Sang Kebenaran adalah memang untuk membuka, menelanjangi atau menempelak kebobrokan dosa dunia. Kehidupan dosa selalu tidak bersedia untuk ditelanjangi oleh kebenaran, itu sebabnya Kristus Sang Kebenaran sejati dibenci dunia, dan murid-murid-Nya yang hidup dalam kebenaran juga dibenci oleh dunia. Namun walaupun demikian Yesus menegaskan supaya kita sebagai murid-murid-Nya harus bersaksi tentang kebenaran sekalipun akan mengalami banyak tantangan. Sebagai pengikut Kristus kita tidak perlu takut untuk bersaksi tentang kebenaran Kristus karena Roh Kebenaran akan menyertai dan menolong kita. Pernyataan “Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku” menegaskan bahwa sebagai murid-murid sekalipun berada di dunia tetapi hidup kita berbeda dengan dunia, yaitu kita telah hidup dalam kebenaran sebagai murid Kristus.

Refleksi:
Saudara, selama kita terus berpegang pada kebenaran Kristus, maka jangan pernah kita takut untuk menyaksikan kebenaran-Nya pada dunia sekitar kita, karena untuk itulah kita dipilih-Nya.

Tekadku:
Tuhan Yesus, mampukan kami untuk bersaksi tentang kebenaran melalui kekuatan Roh-Mu.

Tindakanku:
Mari saudara-saudara kita terus menyaksikan kebenaran Kristus melalui hidup kita yang telah dibenarkan oleh Kristus di tengah-tengah dunia sekitar kita yang masih hidup dalam gelap/dosa.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*