suplemenGKI.com

Sabtu, 22 Juli 2017

21/07/2017

Bacaan : Roma 8 : 18 – 28

Tema : Pengharapan ditengah penderitaan

PENGANTAR
Semua penderitaan yang kita alami di zaman ini – kesengsaraan, sakit penyakit, penganiayaan, kesedihan, kesusahan, kemiskinan, kekecewaan, kelaparan, dukacita, bencana alam dan lain sebagainya bisa saja menimpa kita sebagai anak-anak Allah. Penderitaan tersebut bisa menimpa siapa saja termasuk kita. Berbagai respon terhadap setiap penderitaan pasti berbeda-beda. Namun yang perlu di ketahui adalah bahwa penderitaan itu tidak akan ada artinya jika dibandingkan dengan hak istimewa dan kemuliaan yang akan dianugerahkan kepada orang percaya yang setia pada zaman yang akan datang.

PENGANTAR.

  1. Bagaimana rasul Paulus menggambarkan penderitaan ? (ayat 18-23)
  2. Bagaimana rasul Paulus membandingkan penderitaan dengan kemuliaan ? ( ayat 18-25)
  3. Bagaimana peran Roh Kudus terhadap kehidupan anak-anak Allah ? (23-27)

Paulus mengingatkan kita bahwa kehidupan yang berkemenangan didalam Roh bukan suatu jalan yang mudah untuk dilewati. Tuhan Yesus sendiri mengalami penderitaan dan kitapun para pengikut Yesus juga akan mengalami penderitaan. Rasul Paulus sendiri menjelaskan penderitaan dengan kalimat, “penderitaan zaman sekarang” (ayat 18), diperbudak kebinasaan (ayat 21), semua makhluk sama-sama mengeluh, sama-sama merasa sakit bersalin (ayat 22). Zaman sekarang ini penuh dengan pergolakan yang mengakibatkan banyak penderitaan. Zaman sekarang ini juga penuh dengan persaingan, penyakit, kebodohan, persoalan yang semuanya juga berakibat penderitaan. Namun perlu dimengerti bahwa penderitaan yang kita alami sekarang ini hanyalah sementara, sebentar, tidak berat. Jika kita bandingkan dengan kemuliaan yang akan diberikan Allah, maka penderitaan yang kita alami tidaklah berarti sebab kemuliaan yang diberikan Allah bersifat abadi/kekal.

Selain itu, dalam menghadapi penderitaan kita tidaklah sendirian. Roh Kudus akan mendampingi kita (membantu kita dalam kelemahan, ayat 26) dalam menghadapi penderitaan sehingga kita diberi kekuatan dan kesanggupan dalam menghadapi penderitaan. Tidak hanya itu Roh Kudus juga berdoa untuk kita ( ayat 26 ) sehingga doa kita sampai ke hadirat Tuhan. Dengan demikian, seberat apapun penderitaan yang kita alami di dunia ini, janganlah kita kuatir sebab Roh Kudus akan menolong kita mengatasi setiap penderitaan.  Yang harus kita lakukan adalah kita harus menjalin hubungan yang karib dengan Roh Kudus, karena Dialah yang akan mendampingi kita. Amin.

REFLEKSI
Saudara ! marilah kita mengambil waktu hening sejenak ! Renungkanlah :  Mungkin saudara adalah anak Allah yang sedang menderita ! Cobalah membandingkan penderitaan yang saudara alami dengan kemuliaan yang akan datang ? Apakah dalam penderitaan saudara menjalin hubungan yang akrab dengan Roh Kudus ?

TEKADKU
Ya Allah Roh Kudus ! dampingilah saya dalam menghadapi setiap penderitaan yang saya alami.

TINDAKANKU
Saya harus terus menjaga hubungan yang baik dengan Roh Kudus, karena Dia yang akan menjadi pendamping hidupku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«