suplemenGKI.com

SYUKUR ATAS KASIH SETIA-NYA

Mazmur 138

 

Pengantar
Ketika kita menerima pemberian dari orang lain, pasti kita bersukacita dan berterimakasih kepadanya. Kita pun akan menilai bahwa orang itu memiliki sikap hidup dan hati yang baik. Jika menerima pemberian dari orang lain saja dapat membuat kita bersukacita, bagaimanakah perasaan kita ketika kasih setia Tuhan selalu menghibur kita dalam kesesakan? Bukankan kita jauh lebih bersukacita dan bersyukur? Hari ini kita akan merenungkan ungkapan syukur Daud atas kasih setia Tuhan dalam hidupnya.

Pemahaman

  • Ayat 1-3         : Bagaimanakah pemazmur mengungkapkan syukurnya kepada Tuhan? Apa yang membuat pemazmur menaikkan syukurnya kepada Tuhan?
  • Ayat 4-6         : Mengapa pemazmur turut mengajak para raja-raja untuk bersyukur memuji Tuhan?
  • Ayat 7-8         : Keyakinan apakah yang dimiliki pemazmur tentang karya Allah ketika ia berada dalam kesesakan?

Mazmur 138 adalah mazmur yang ditulis oleh Daud, yang mana ia menyatakan syukurnya kepada Allah atas segala karya-Nya. Daud mengawali mazmur ini dengan pernyataan bahwa ia akan selalu bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hati, karena ia merasakan pertolongan dari Tuhan di masa lampau. Dalam kesulitan yang dialami, tak henti-hentinya ia terus beribadah dan bersekutu dengan Tuhan (ayat 2). Daud selalu berseru kepada Tuhan dalam doanya, sehingga ia mengenal benar bahwa Tuhan yang disembah adalah Tuhan yang mengasihinya dan menambahkan kekuatan pada jiwanya untuk menanggung segala beban (ayat 3).

Daud rupanya juga tidak ingin sendirian dalam mengucap syukur atas kasih setia Tuhan. Ia mengajak para raja di bumi juga menaikkan syukur bagi Tuhan (ayat 4-6). Daud meyakini bahwa kemuliaan dan pertolongan dari Tuhan juga dinyatakan bagi semua orang. Jika para raja itu turut menaikkan syukur bagi Allah, maka mereka juga akan memiliki hidup yang benar dan dapat memimpin kerajaannya dengan baik. Bahkan para raja itu akan dapat memimpin rakyatnya dengan kasih dan kebenaran dari Tuhan.

Ungkapan syukur Daud juga mempengaruhi kehidupannya. Ketika ia bersyukur atas kasih setia Tuhan yang begitu nyata dalam setiap musim hidupnya, maka dengan keyakinan yang teguh Daud berkata bahwa Tuhan-lah yang akan menopangnya dalam masa kesesakan dan akan menyelesaikan segala perkaranya (ayat 7-8). Dengan demikian, Daud mau menyerahkan masa depannya hanya ke dalam tangan Tuhan

Refleksi
Berdirilah sejenak dan pandanglah keluar. Rasakan kesejukan udara di pagi yang teduh ini dan renungkanlah: dalam hal apa sajakah kasih setia Tuhan itu nyata di hidup saudara dan keluarga? Sejauh manakah saudara dan keluarga bersyukur atas kasih setia Tuhan? Saudara, kehidupan orang percaya tidak pernah lepas dari kesulitan. Marilah kita selalu bersyukur atas kehadiran Tuhan, karena ketika dengan menaikkan syukur kepada Tuhan, maka kita juga belajar mempercayakan masa depan ke dalam tangan Tuhan.

Tekadku
Tuhan, ajarlah aku dan seisi rumahku untuk selalu bersyukur atas kasih setia-Mu. Tuntunlah agar kami dapat membagikan kasih setia-Mu pada orang-orang di sekeliling kami.

Tindakanku
Hari ini aku dan keluargaku akan membagikan rasa syukur atas kasih setia-Nya dalam hidup kami melalui cara yang sederhana, yakni masing-masing anggota keluarga akan membagikan kalimat motivasi (quotes) yang berisikan tentang kebaikan Tuhan, pada media sosial yang kami miliki.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*