suplemenGKI.com

Seteru atau Sekutu Kristus

Filipi 3:13-4:1

 

Pengantar
                Kalau ada orang yang menanyakan dari mana datangnya seteru atau datangnya sekutu kita? Kita bisa menjawab bahwa sekutu datangnya dari orang-orang yang sepaham dengan kita, sedangkan seteru adalah orang-orang yang tidak sepaham bahkan musuh kita. Kalau pertanyaan itu dilanjutkan siapakah seteru atau sekutu Kristus? Dan apa yang menjadi ciri-ciri dari sekutu atau seteru Kristus? Mari kita perhatikan bacaan kita hari ini.
Pemahaman
Ay 13, Apa yang dinyatakan Paulus tentang keadaan dirinya sendiri?
Ay 14, Apa yang sebenarnya Paulus kejar dalam hidupnya?
Ay 15-16, Apa yang diharapkan Paulus terhadap jemaat di Filipi?
Ay 17, Apa yang Paulus tawarkan kepada jemaat di Filipi?
Ay 18-19, Bagaimana hidup orang-orang yang menjadi seteru Kristus?
Ay 20-21, Pengharapan apa yang kita miliki di dalam Yesus Kristus?
Ay 1 (ps 4), Bagaimana seharusnya sekutu Kristus itu hidup

Paulus telah menjadi orang yang mengetahui kebenaran yang sejati di dalam Kristus, maka Paulus sekarang hidup untuk Kristus dan mengarahkan tujuan dan harapan hidupnya kepada Kristus. Paulus sadar benar bahwa ada hal-hal yang bisa menghambat pertumbuhan rohaninya yaitu masa lalunya. Maka Paulus menyatakan bahwa ia melupakan apa yang ada dibelakangnya dan mengarahkan diri apa yang ada dihadapannya.

Paulus mengajak jemaat di Filipi untuk mengikuti teladannya dan mereka yang berjuang untuk memuliakan Kristus. Paulus bukan mau menyombongkan dirinya namun mengajak jemaat untuk hidup sebagai sekutu Kristus.

Paulus juga prihatin serta sedih ketika mendengar banyak orang yang hidupnya menjadi seteru Kristus, padahal mereka yang menjadi seteru Kristus pasti akan binasa.

Paulus mengingatkan bahwa sebagai sekutu Kristus, mereka telah menjadi warga sorga yang akan menikmati tubuh kemuliaan seperti tubuhNya yang mulia. Maka pengharapan sekutu Kristus yang masih hidup di dalam dunia ini adalah kedatanganNya ke dua kali di dunia ini.

Maka sebagai sekutu Kristus yang sedang menanti kedatanganNya, mereka diharapkan tetap teguh di dalam Tuhan serta tidak goyah dengan hal-hal duniawi.

 Refleksi
Ambil waktu sejenak merenungkan: Apakah saya selama ini menjadi sekutu atau seteru Kristus? Apa yang sudah saya perbuat untuk sekutu saya?

Tekadku
Ya Tuhan seringkali kami menyatakan diri kami sebagai sekutu Kristus, namun tindakan kami tidak dapat menjadi teladan bagi orang lain, ampuni kami ya Tuhan.

Tindakanku
Hari ini saya menjadi sekutu Kristus dengan keteladanan saya, saya berani melakukan yang benar demi Kristus.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*