suplemenGKI.com

Bacaan : Markus 10 : 35 – 40

Tema : Permintaan Yang Salah.

PENGANTAR
Ada seseorang menuliskan jawaban doa dari Tuhan begini. Aku meminta kesehatan agar dapat melakukan hal-hal besar, namun aku diberi kelemahan agar aku dapat melakukan hal-hal yang lebih baik. Aku meminta kekuatan kepada Allah agar aku berhasil, namun aku di buat lemah agar aku dapat belajar taat. Aku meminta kekayaan agar aku bahagia, namun aku diberi kemiskinan agar aku dapat bersikap bijaksana. Aku meminta kekuatan dan pujian dari sesama namun aku diberi kelemahan agar aku dapat merasakan kebutuhanku akan Allah. Aku meminta segala sesuatu agar aku dapat menikmati hidup, namun aku diberi kehidupan agar aku dapat menikmati segala sesuatu. Aku tidak memperoleh apapun yang ku minta, namun aku memperoleh segala sesuatu yang kuharapkan. Meskipun permintaanku tidak dikabulkan namun doa-doaku terjawab…..

PEMAHAMAN

  1. Apa permintaan Yohanes dan Yakobus kepada Tuhan Yesus ? ( ayat 35-37)
  2. Bagaimana jawaban Yesus ? ( ayat 38 ) apa makna dari jawaban Yesus ?
  3. Bagaimana respon mereka terhadap jawaban Yesus ? ( ayat 39)
  4. Bagaimana Yesus memberi penjelasan kepada mereka ( 39-40).

Yohanes dan Yakobus mengajukan permintaan kepada gurunya, agar dalam kemuliaan-Nya kelak mereka dapat menempati/duduk disebelah kanan dan kiri dimana Tuhan Yesus bertakhta dalam kemuliaan. Mereka meminta kedudukan yang layak kepada Tuhan Yesus karena kedekatan mereka dengan Tuhan Yesus. Namun justru Tuhan Yesus mengatakan bahwa, “kamu tidak tahu apa yang kamu minta”. Mungkin Yohanes dan Yakobus meminta kedudukan secara politis manakala Tuhan Yesus akan menyatakan diri sebagai Mesias/Raja. Sehingga Tuhan Yesus dengan tegas menjawab kepada mereka bahwa permintaan kalian itu salah. Walaupun demikian Tuhan Yesus memberi jawaban yang lain, “Dapatkah kamu meminum cawan yang harus kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus kuterima ?”. Maka tanpa mengerti makna dari kata-kata Tuhan Yesus mereka langsung menjawab, “kami dapat”. Asalkan mereka mendapat kedudukan maka apapun dapat mereka lakukan. Namun mengertikah mereka dengan kalimat Tuhan Yesus. Kedua murid ini tidak tahu apa yang mereka minta. Hak/posisi istimewa dalam kerajaan Allah bukan didapatkan melalui kekuasaan tetapi melalui penderitaan dan kematian kristus. Tuhan Yesus menjelaskan dengan analogi cawan dan baptis yang keduanya berbicara tentang penderitaan, sengsara dan kematian. Artinya untuk mendapatkan kedudukan/posisi istimewa dalam kerajaan Sorga maka harus ditempuh melalui jalan penderitaan, kesengsaraan dan kematian. Sanggupkah mereka menempuhnya ? mungkin jika mereka mengerti apa yang dimaksud oleh Tuhan Yesus maka mereka tidak akan berani menjawab, “Kami dapat”. Karena perjalanan yang harus ditempuh sangat berat. Seandainya pertanyaan itu diajukan kepada kita, “Dapatkah kamu meminum cawan yang harus kuminum….” mungkin kitapun akan berpikir dua kali lipat untuk menjawab, “kami dapat”. Namun memang jalan kepada kemuliaan harus ditempuh melalui penderitaan dan pengorbanan maka seharusnya kita juga menjawab dengan jawaban, “Kami dapat”. Amin.

REFLEKSI
Renungkanlah ! sanggupkah saudara melalui jalan penderitaan untuk memperoleh kemuliaan ?

TEKADKU
Ya Tuhan tuntunlah saya berjalan di jalan-Mu.

TINDAKANKU.
Saya akan berjalan di jalan Tuhan walaupun sulit dan berat.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*