suplemenGKI.com

Sabtu, 20 Maret 2021

19/03/2021

Ibrani 5:5-10

TEGUHKANLAH IMAN PERCAYA KEPADA KRISTUS

 

Pengantar

Saya mau ikut Yesus, saya mau ikut Yesus
Sampai selama-lamanya

Meskipun saya susah, menderita dalam dunia
Saya mau ikut Yesus, Sampai selama-lamanya

 Kita tentu mengenal lirik lagu diatas. Lagu yang sangat terkenal. Lagu yang memotivasi dan mengingatkan semua pengikut Yesus agar dalam situasi dan kondisi apapun mereka tetap setia mengikut Yesus.

Surat Ibrani ditulis untuk jemaat Kristen yang tengah mengalami penganiayaan. Penulisnya mengetahui apa yang telah dialami oleh jemaat Kristen. Dimasa Perjanjian Baru, orang-orang Kristen mengalami penganiayaan hebat pada zaman kasiar Nero dan pada zaman pemerintahan kaisar Domisianus. Dalam suratnya penulis bermaksud memberikan contoh atau keteladanan yang perlu untuk diikuti oleh jemaat Kristen tersebut. Contoh dan keteladanan yang konkrit yang mengalami apa yang jemaat Kristen juga sedang alami.

Pemahaman
Ayat 5 – 10       Siapakah yang dimaksudkan penulis Ibrani dalam suratnya ?

Penulis surat Ibrani bermaksud menguatkan jemaat Kristen yang teraniaya. Ia menuliskan dalam suratnya bahwa Yesus merupakan teladan agung bagi semua orang. Yesus tidak pernah meninggikan diri-Nya. Yesus justru menempatkan diri-Nya seperti manusia. Merasakan sakit dan penderitaan manusia. Namun Yesus tetap memperlihatkan kerendahan hati dan ketaatan kepada Allah, Sang Bapa yang telah mengutus diri-Nya.

Penulis surat Ibrani mengingatkan jemaat Kristen agar mereka tetap bertahan dalam iman mereka kepada Kristus. Meski mereka mengalami penganiayaan namun mereka harus tetap kuat dan memandang kepada Kristus.

Teks hari ini mengingatkan umat Allah untuk tetap setia mengikut Yesus. Namun bukan sekedar mengikut, tetapi juga melakukan apa yang Yesus lakukan. Tetap tegar dan teguh beriman kepada Yesus dalam situasi menyenangkan bisa dilakukan siapapun. Namun harus tetap tegar dan beriman kepada Yesus disaat penderitaan dan kesulitan melanda tentu bukan perkara yang mudah.

Jemaat Kristen dimana surat ini dialamatkan mengalami penganiayaan yang hebat. Namun mereka diminta tetap beriman kepada Yesus. Umat dimasa kini juga diajak tetap beriman kepada Yesus meski berhadapan dengan penderitaan. Berbagai kesulitan hidup seperti sakit penyakit, kesulitan ekonomi, masalah keluarga dan lain sebagainya harus dihadapi seperti Yesus menghadapi penderitaan-Nya. Yesus tidak lari dari penderitaan-Nya. Dia tidak meminta Bapa-Nya untuk menjauhkan itu semua dari diri-Nya. Yesus menghadapi penderitaan itu dengan keteguhan hati.

Refleksi
Umat Tuhan mengalami keterpurukan dimasa pandemi saat ini. Namun penulis surat Ibrani mengingatkan untuk terus memandang kepada Yesus. Berbagai kesulitan dan kesusahan tidak dapat diatasi dengan meninggalkan Yesus.

Tekadku
Ya Allah, mampukan kami tetap kuat dalam berbagai situasi dan kondisi. Tolong kami tetap setia kepada-Mu apapun yang terjadi pada diri kami.

Tindakanku
Tetap berdoa dalam berbagai situasi. Tetap tekun beribadah. Tetap membaca dan merenungkan firman Allah setiap waktu.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*