suplemenGKI.com

Bagian ini diawali dengan mujizat kebangkitan, yaitu Lazarus yang sudah mati 4 hari dihidupkan kembali oleh Tuhan Yesus. Tentunya hal ini sangat menghebohkan masyarakat pada waktu itu, sehinga banyak orang yang menjadi percaya kepada Tuhan Yesus melalui peristiwa tersebut. Namun tidak disangkal bahwa masih ada orang yang membenci Yesus sekalipun telah menyaksikan kebangkitan orang mati yang telah dilakukkanNya.

  1. Apa yang mendasari orang banyak menjadi percaya kepada Tuhan Yesus?
  2. Apa yang mendasari orang-orang Farisi dan imam-imam tetap membenci Tuhan Yesus? Jelaskan!
  3. Apa yang membuat manusia tidak dapat percaya kepada Yesus?
  4. Sesungguhnya apa yang diperlukan oleh manusia supaya ia percaya kepada Tuhan Yesus?

Renungan

Peristiwa dibangkitkannya Lazarus dari kematian, menambah banyaknya orang yang percaya kepada Tuhan Yesus. Sebagian besar dari orang-orang Yahudi yang menyaksikan peristiwa Lazarus dibangkitkan mengunjungi rumah Marta. Namun ada yang sebagian dari orang-orang Yahudi yang menyaksikan peristiwa tersebut justru datang kepada orang-orang Farisi dan Imam-imam kepala, sehingga membuat gusar orang-orang Farisi dan Imam-imam kepala.

Kegusaran orang-orang Farisi dan Imam-imam kepala terjadi karena Yesus semakin dipercayai oleh orang banyak dan namanya semakin terkenal. Dengan semakin tampilnya Yesus “di depan”, hal ini juga dapat membahayakan posisi mereka sebagai “tokoh rohaniawan” yang akan kehilangan pamornya.

Kegusaran hati orang-orang Farisi dan Imam-imam kepala akhirnya membuat kesepatan bersama untuk membunuh Yesus dan ini diketahui dan direstui oleh Imam Besar Kayafas. Mulai saat itu keluar perintah untuk menangkap Tuhan Yesus dan memberitahukan dimana Yesus berada.

Dari peristiwa ini, kita melihat betapa orang-orang Farisi dan Imam-imam kepala mengeraskan hati untuk menerima kehadiran Yesus yang berkuasa, padahal mereka mendengar dan menyaksikan bagaimana Allah memakai Yesus dengan cara yang luar biasa. Para Farisi dan Imam-imam kepala hanya memikirkan kedudukan dan ketenarannya saja, mereka merasa tersaingi kalau Yesus dibiarkan begitu saja. Mereka juga takut kepada tentara Roma, kalau Yesus dibiarkan dan pengikutnya semakin banyak, sehingga membuat orang Roma tidak menyukainya dan membinasakan banyak orang-orang Yahudi. Alasan-alasan inilah yang semakin menyakinkan mereka untuk menangkap dan membunuh Yesus.

Peritiwa ini juga mengingatkan kepada kita semua bahwa untuk percaya kepada Tuhan Yesus hanya karena anugerahNya semata, Ia sanggup membukakan hati kita dan mengubah hati kita. Bukan kita yang memilih Dia, tetapi Dia yang memilih kita, oleh sebab itu marilah kita senantiasa mensyukuri karya keselamatan Yesus yang ada dalam hidupmu. Bukan hanya mensyukurinya saja tetapi semakin hari semakin hidup dalam kebenaran-kebenaranNya, sehingga kita semakin mengenal Dia dan semakin bertumbuh ke arah Dia.

Anugerah Allah tidak didapat dibeli,namun hanya dapat dihidupi

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*