suplemenGKI.com

SABTU, 20 JULI 2013

19/07/2013

Lukas 10:38-42

STATUS :  BUSY

 

PENGANTAR
Apakah Anda pengguna BB?  Jika ‘ya’ maka tentu saja Anda tidak asing dengan tanda dalam judul renungan kita hari ini.  Seringkali beberapa rekan pengguna BB memasang status tersebut untuk menggambarkan bahwa mereka sedang sibuk dan tidak ingin ‘diganggu’ dengan berchatting ria via BBM.  Lalu bagaimana halnya dengan status kita saat ini dalam kehidupan kerohanian kita?  Apakah sindrom SIBUK tersebut juga sedang terjadi dalam kehidupan kita?  Mari kita belajar bersama-sama tentang profil MARTA dalam bacaan kita hari ini. 

PEMAHAMAN
Melalui bacaan hari ini ada dua  pertanyaan sebagai bahan perenungan kita yaitu:
Mengapa Marta ‘menegur’ Tuhan Yesus? (ayat 40)
Mengapa Tuhan Yesus ‘menegur’ Marta? (ayat 41-42)
Bagaimana dengan perjumpaan Anda dengan Tuhan?  Apakah prioritas Anda dalam keseharian pekerjaan dan pelayanan? 

Bacaan kita hari ini menceritakan perjumpaan Tuhan Yesus dengan Maria dan Marta di kampung Betania yang jaraknya kira-kira tiga kilometer dari Yerusalem.  Dalam perjumpaan itu Maria dan Marta memiliki respon yang berbeda terhadap kunjungan Yesus.  Maria duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya (ayat 29).  Bagaimana dengan Marta? Ayat 40 mencatat bahwa Marta tampak sibuk melayani. 

Apabila kita merenungkan bacaan di atas maka setidaknya ada 2 hal penting yang dapat kita pelajari berkaitan dengan pertanyaan di atas:

  1. Marta sangat sibuk dalam melayani Tuhan, namun sayangnya Marta tidak menyadari bahwa seharusnya ia bertanya terlebih dahulu apa yang Tuhan Yesus kehendaki untuk ia perbuat supaya dapat menyenangkan hati Tuhan.  Marta menganggap bahwa Tuhan Yesus maupun saudaranya yaitu Maria tidak mau peduli dan membantu dirinya yang sedang sibuk luarbiasa.  Hal seperti Marta seringkali juga terjadi dalam kehidupan para pelayan dimana mereka merasa super sibuk untuk Tuhan namun pada dasarnya mereka tidak sedang ‘bersama-sama’ dengan Tuhan.  Marta sibuk dengan apa yang ia pandang baik dan bukan dengan apa yang Tuhan pandang baik.  Ada beberapa ciri dari mereka yang terkena sindrom Marta yaitu: mengasihi diri sendiri, merasa tersendiri, merasa berbeban berat dan super sensitif.     
  2. Tuhan Yesus tetap mengasihi Marta meskipun Marta telah ‘menegur’-Nya.  Tuhan mengingatkan Marta akan tiga hal yaitu jangan kuatir, jangan menyusahkan diri dengan banyak perkara dan pilihlah yang terbaik (jangan salah dalam menyusun prioritas dalam hidup). 

REFLEKSI
Coba Anda menenangkan diri sejenak dan merenungkan kembali tentang kesibukan Anda dalam pelayanan.  Apakah membuat Anda bersikap seperti Marta sehingga Anda justru lebih memprioritaskan aktivitas pelayanan daripada memprioritaskan Tuhan yang kita layani? 

TEKADKU
Tuhan Yesus berilah aku kepekaan dan hati seorang hamba yang senantiasa berusaha menyenangkan hati Tuannya. 

TINDAKANKU
Belajar menyediakan waktu untuk duduk diam di hadapan Tuhan agar semakin intim dan mengenal Tuhan dan kehendakNya melalui doa dan Firman Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«