suplemenGKI.com

KETAHANAN IMAN

I Petrus 3:18-22

 

Pengantar
Perjalanan hidup mengikut Kristus bukanlah perjalanan yang mudah. Orang-orang beriman di sepanjang zaman harus menghadapi tantangan, kesulitan dan penderitaan karena iman mereka. Tentu diharapkan setiap orang percaya berharap tetap setia dalam iman walau menghadapi penderitaan.  Mungkinkah itu? Marilah kita merenungkannya.

Pemahaman

  • Ayat 18      :  Mengapa Kristus mau mati buat kita?
  • Ayat 19-20:  Mengapa orang-orang yang tidak taat pada zaman Nuh di sebut dibagian ini?
  • Ayat 21-22:  Apakah hubungan baptisan  dan keselamatan menurut ayat-ayat ini? 

Surat Petrus ditulis untuk menguatkan iman  orang-orang percaya; para pendatang yang tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia kecil dan Bitinia. Pada waktu itu mereka sedang mengalami penganiayaan dan tekanan karena percaya kepada Kristus. Oleh karena mereka tidak mau bergabung dalam penyembahan-penyembahan berhala maka mereka dikucilkan dari masyarakat. Banyak pengikut Kristus abad pertama menderita dan disiksa serta dianiaya karena mempercayai dan menaati Yesus. Bermula dari di Yerusalem oleh tangan saudara-saudara mereka sesama Yahudi, penganiayaan menyebar ke bagian lain di mana pun orang-orang Kristen berkumpul. Petrus sendiri mengalami penganiayaan, dipukul dan dipenjarakan. Ia sering diancam tapi tidak ada yang bisa menggoyahkan keyakinannya kepada Tuhannya. Karena itu Petrus menulis kepada jemaat yang terserak dan menderita karena iman, untuk memberikan penghiburan dan pengharapan serta untuk menolong mereka agar tetap setia kepada Kristus.

Surat Petrus memberitakan kabar baik tentang Yesus Kristus yang merupakan jaminan harapan mereka. Dijelaskan bahwa  Yesus Kristus sekalipun mengalami kematian namun hidup kembali dan berjanji akan datang lagi untuk memberi kehidupan yang sesungguhnya.  Kristus yang telah dimuliakan  setelah kematian-Nya tidak tinggal diam. Kini dalam Roh, Ia membawa orang mendekat kepada ALLAH, Sang Maha Kuasa. Kristus mengajak siapa saja  yang berjauhan dengan kehadiran Ilahi untuk datang mendekat. Kehadiran-Nya menjadi pewartaan keselamatan yang telah datang.

Cerita mengenai Nuh dan keluarganya diangkat untuk menjelaskan hal itu. Dahulu Allah menyelamatkan Nuh bersama keluarganya dari air bah. Sekarang umat Allah yang baru, yaitu orang-orang yang mengimani Kristus, diselamatkan dengan pembaptisan. Air baptisan mengingatkan orang-orang percaya akan karya penyelamatan Allah. Keselamatan dari Allah adalah keselamatan universal yang berlaku setiap saat dalam keadaan apapun bagi mereka yang percaya dan mau mengakui-Nya serta mematuhi perintah-Nya.

Atas dasar itu setiap orang yang percaya kepada-Nya hendaknya rela dan tahan menderita. Mereka  diminta  untuk menyadari bahwa penderitaan mereka di satu sisi merupakan ujian iman untuk tetap bertahan dalam membangun hidup beriman.  Dan pada sisi lain menderita dengan sabar dipahami akan memiliki upah pada saat Yesus Kristus kembali.

Refleksi
Dalam keheningan, lihatlah gambar salib dan bayangkanlah  kondisi orang Kristen yang menderita dalam tekanan iman. Apabila kita  berada dalam kondisi itu, apakah kita akan sabar dan tahan menderita? Kala kini kita masih berada dalam situasi yang aman dan nyaman untuk beriman, apakah yang perlu kita lakukan agar kita juga tetap setia hidup beriman dan melayani-Nya? Apakah kita suka mengeluh kalau menghadapi kesulitan ataukah kita berani menghadapi pelbaga realitas kehidupan dengan ketahanan iman?

Tekadku
Ya TUHAN, mampukanlah aku untuk selalu mensyukuri karya keselamatan yang Engkau anugerahkan agar aku selalu memiliki ketahanan iman di tengah pelbagai himpitan kehiduan.

Tindakanku
Hari ini aku berlatih penyangkalan diri dengan “tidak mengeluh walau hidup harus diperjuangkan dengan penuh peluh”.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*