suplemenGKI.com

Mazmur 27:1-6

PERMOHONAN YANG CERDAS

 

PENGANTAR
Ada dua orang pemuda yang datang kepada seorang pengusaha yang kaya raya. Mereka berdua sedang menghadapi masalah yang sama: perut mereka lapar. Namun, ketika menghadap sang pengusaha, mereka masing-masing mempunyai permohonan yang berbeda.Pemuda yang pertama minta makanan untuk mengusir rasa laparnya. Pemuda yang kedua minta pekerjaan agar ia mampu membeli makanannya sendiri. Menurut Anda, permohonan pemuda yang manakah yang lebih cerdas?

PEMAHAMAN
Mazmur 27 termasuk dalam kelompok Mazmur Daud. Latar belakang Mazmur ini memang tidak dapat diketahui secara pasti. Namun isi Mazmur ini cukup jelas menggambarkan situasi seperti apakah yang sedang dihadapi oleh penulisnya.

Ay. 1              Mazmur ini diawali dengan sebuah pengakuan iman (ay. 1).  Bagi pemazmur, siapakah Tuhan yang dipercayainya?

Ay. 2-3          Musuh-musuh seperti apakah yang sedang dihadapi pemazmur? Bagaimana sikap pemazmur menghadapi mereka?

Ay. 4-6          Menghadapi musuh-musuh yang mengepungnya, hal apakah yang menjadi keinginan pemazmur? Mengapa ia justru menginginkan persekutuan yang lebih akrab dengan Tuhan?

Pengakuan iman pemazmur ini sangatlah penting karena merupakan landasan dari doa permohonannya. Dalam pengakuan imannya, pemazmur menyebut Tuhan sebagai “terang”, “keselamatan”, dan “benteng” bagi kehidupannya.  Sebutan-sebutan itu menggambarkan pengalaman pribadi pemazmur bersama Tuhan yang telah memberinya hikmat, membuatnya berhasil, dan melindunginya dalam menghadapi setiap masalahnya. Pengakuan iman inilah yang memungkinkan pemazmur menghadapi masalahnya dengan sikap yang tepat, yaitu “tidak takut” dan “tetap percaya” (ay. 3).

Oleh imannya itu juga, pemazmur menghadap Tuhan dengan permohonan yang cerdas. Pemazmur tidak memohon Tuhan membinasakan musuh-musuhnya dan membebaskannya dari ancaman mereka. Pemazmur justru meminta agar ia menikmati persekutuan yang semakin akrab dengan Tuhan (ay. 4). Pemazmur tahu bahwa persekutuan yang akrab dengan Tuhan adalah hal yang paling penting dan paling berharga baginya. Dalam persekutuan dengan Tuhan itulah pemazmur mendapatkan perlindungan, kekuatan, dan keberanian untuk menghadapi musuh-musuhnya.

REFLEKSI
Ketika sedang menghadapi masalah, permohonan seperti apakah yang Anda panjatkan kepada Tuhan? Pertolongan dan mukjizat agar Anda segera bebas dari masalah Anda? Atau persekutuan yang lebih akrab dengan Tuhan, sumber kekuatan yang akan memampukan Anda menghadapi masalah Anda?

TEKADKU
Tuhan, ampunilah aku yang selama ini menganggap remeh pentingnya persekutuan yang akrab dengan-Mu. Ampunilah aku apabila selama ini aku mencari Engkau hanya apabila aku membutuhkan pertolongan-Mu.

TINDAKANKU
Aku akan mulai membangun kebiasaan-kebiasaan rutin, yang aku lakukan setiap hari, untuk mempererat hubunganku dengan Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*