suplemenGKI.com

Markus 13:28-37

MENANTI DENGAN PENUH TANGGUNG JAWAB

PENGANTAR
Bagaimana jika kita diperhadapkan dengan pertanyaan ini: “Jika hari ini adalah hari terakhir hidupmu, apakah yang akan Engkau lakukan?”  Sebagian besar dari kita mungkin akan langsung berpikir untuk melakukan berbagai hal yang “luar biasa”, sehingga sisa hidup kita yang tinggal sedikit itu tidak sia-sia. Namun, jawaban terbaik untuk pertanyaan ini sesungguhnya adalah: “Aku akan melakukan apa yang sedang aku lakukan sekarang.” Dengan menjawab seperti itu, itu berarti bahwa kita memang sedang melakukan hal-hal yang terbaik dalam hidup kita dan kita telah menggunakan kesempatan yang Tuhan berikan kepada kita dengan penuh tanggung jawab. Jika kita bisa memberikan jawaban seperti itu maka kita tidak akan risau mengenai hari terakhir hidup kita. Sikap seperti inilah yang diajarkan oleh Yesus kepada para murid-Nya ketika mereka menantikan kedatangan-Nya yang kedua.

PEMAHAMAN

  • Ay. 28-32. Yesus menyuruh mereka memperhatikan hubungan antara siklus kehidupan pohon ara dengan siklus pergantian musim (ay. 27-28). Apa yang Yesus sampaikan di sini mengenai kedatangan-Nya kembali? (ay. 29-32).
  • Ay. 33-37. Apa hubungan perumpamaan mengenai penunggu pintu ini dengan perumpamaan sebelumnya? Pesan apa yang hendak disampaikan melalui perumpamaan ini? (perhatikan secara khusus ayat 36).

Siklus kehidupan pohon ara sangat erat hubungannya dengan siklus pergantian musim. Jika pohon ara mulai mengeluarkan ranting-ranting kecil dan bertunas, maka dapat dipastikan bahwa musim panas akan segera datang. Melalui perumpamaan ini ada dua aspek penting yang Yesus sampaikan mengenai kedatangan –Nya kembali: 1) pasti terjadi, yaitu bahwa Yesus pasti akan datang kembali, dan 2) segera terjadi, yaitu bahwa kedatangan-Nya kembali itu akan terjadi dalam waktu dekat. Namun, terhadap dua aspek itu, Yesus menambahkan satu aspek penting lainnya: 3) mendadak terjadi, karena tidak ada seorang pun yang tahu hari dan saatnya.

Dengan tiga aspek tersebut – yaitu pasti, segera dan mendadak – maka sikap yang terbaik ketika menanti-nantikan kedatangan-Nya kembali adalah berjaga-jaga. Nasihat untuk berjaga-jaga dipertegas dengan perumpamaan mengenai hamba yang diberi tugas untuk menjaga rumah (ay. 34, penunggu pintu). Yesus mengingatkan kita agar tidak seperti penunggu pintu yang ketika tuannya pulang, ia justru sedang tidur. Padahal tugas utama yang diberikan kepadanya adalah menjaga pintu rumah tuannya. Tidur dalam perumpamaan ini berarti tidak melakukan tugas utamanya dengan bertanggung jawab.

REFLEKSI
Sebagai hamba-Nya, tugas utama apakah yang diberikan Tuhan kepada Anda? Apakah Anda telah melakukan tugas itu dengan penuh tanggung jawab?

TEKADKU
Tuhan, ampunilah aku jika selama ini belum sepenuh hati melakukan tanggung jawab yang Engkau percayakan kepadaku. Aku akan memperbaharui komitmenku, dan akan berperan lebih baik di tengah keluarga, gereja, dan masyarakat di mana Engkau menempatkan aku.

TINDAKANKU
Aku akan bertanya kepada istri/suami dan kepada anak-anakku, dalam hal apakah aku dapat memperbaiki peran dan tanggung jawabku di tengah keluarga.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*