suplemenGKI.com

Sabtu, 2 April 2016.

01/04/2016

Wahyu 1:4-8.

 

Bertahan Dalam Iman Kepada Kristus Di Tengah Tantangan Hidup

 

Pengantar:

Asia Kecil adalah salah satu provinsi di wilayah Kerajaan Romawi. Sekarang daerah itu adalah negara Turki bagian Barat. Pada masa itu kehidupan orang Kristen sangat menderita: mereka dianiaya, ditindas dan dibunuh oleh pasukan tentara Romawi. Menjadi orang Kristen pada saat itu adalah sangat menakutkan, karena menjadi Kristen berarti siap-siap menghadapi penderitaan bahkan kematian. Mengapa demikian? Karena kekristenan dan iman Kristen bertentangan dengan kepercayaan Romawi yamg menyembah kepada dewa-dewa, sehingga dianggap ancaman bagi dewa-dewa sesembahan Romawi. Ketika itulah Tuhan memberikan penglihatan kepada Yohanes, kemudian tertuang dalam kitab Wahyu.

Pemahaman:

  1. Siapakah Yohanes dalam kitab Wahyu ini, kepada siapa tulisan Yohanes dituju? (v. 4)
  2. Siapakah Yesus menurut bacaan ini, dan apa saja karya-Nya bagi manusia? (5-7)
  3. Bagaimana penghayatan kita tentang Allah yang adalah Alfa dan Omega? (v. 8)

Yohanes adalah seorang murid Yesus yang mendapat penglihatan dari Tuhan untuk menulis Kitab Wahyu. Tujuannya untuk menguatkan orang-orang Kristen yang sedang mengalami penderitaan. Surat Wahyu dialamatkan kepada ke tujuh jemaat yang ada di Asia Kecil yang sedang mengalami penganiayaan, karena itu tulisan ini dibuka dengan salam bahwa: kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia (Yesus) yang kekal.

Yesus Kristus pada bagian ini dijelaskan dalam tiga keunggulan. Pertama: Yesus adalah saksi yang setia. Kesetiaan-Nya ditunjukkan melalui pengorbanan-Nya melakukan karya penyelamatan sampai menuju pada salib. Ke dua: Yesus adalah yang pertama bangkit dari antara orang mati. Hal ini menunjukkan Dia menjamin kebangkitan bagi orang-orang percaya pada kedatangan-Nya kelak. Ke tiga: Yesus adalah berkuasa atas raja-raja di bumi. Menegaskan bahwa Dialah yang akan memerintah sebagai Raja di atas segala raja pada saat ini dan masa yang akan datang. Dari apa yang dipaparkan tentang Yesus Kristus itu, agar ke tujuh jemaat alamat Kitab Wahyu dan kita semua saat ini, diteguhkan, dikuatkan imannya kepada Yesus Kristus, sekalipun kita mengalami berbagai-bagai tantangan iman kita.

Ungkapan “Aku adalah Alfa dan Omega…”, menunjuk pada huruf pertama dan akhir dalam alfabet Yunani. Menegaskan bahwa Yesus itu kekal, dari penciptaan sampai kesudahannya, Ia adalah Tuhan di atas segalanya dari kekal sampai kekal (Why 22:13)

Refleksi:

Ketika kita harus berhadapan dengan tantangan terhadap iman kita kepada Yesus Kristus, Ingatlah bahwa Yesus adalah Allah yang unggul atas segala-galanya. Bahkan Dia adalah Alfa dan Omega, Yang kekal untuk selama-lamanya.

Tekad:

Tuhan Yesus, terkadang aku masih merasa ragu dengan imanku kepada-Mu, tolonglah aku ya Tuhan Yesus agar aku tidak ragu lagi untuk terus beriman kepada-Mu.

Tindakkan:

Belajar semakin mantap untuk beriman kepada Tuhan Yesus Kristus walaupun harus menghadapi berbagai tantangan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«