suplemenGKI.com

Yohanes 2:1-4.

 

“Kuasa Tuhan Ada Dalam Waktunya Tuhan”

Pengantar:
            Tahukah kita apa arti fleksibel? fleksibel bisa berarti: 1) Mudah atau gampang menyesuaikan diri atau dengan kata lain tidak kaku. 2) Mudah dibengkokkan, dibelokkan, tentur atau luwes. Jika demikian maka kata fleksibel di satu sisi bisa mendatangkan hal-hal yang positif karena gampang menyesuaikan diri sehingga ketika berjumpa dengan urusan-urusan yang mendesak, urgen atau harus segera dapat diselesaikan tanpa harus menunggu lama. Tetapi di sisi lain kata fleksibel juga bisa mendatangkan hal-hal yang negatif karena gampang berubah, gampang terbawa arus atau dipengaruhi sehingga dampaknya bisa bias dan tidak konsisten. Yohanes 2:1-4 berbicara tentang konsistensi kuasa Yesus ada dalam waktunya Yesus sendiri.

Pemahaman:

  1. Bagaimana penghayatan pesta perkawinan bagi orang Israel? (v.1-2)
  2. Maria sehingga ikut prihatin ketika pesta masih berlangsung dan kehabisan anggur? (v. 3)
  3. Apakah makna pernyataan Yesus “…saat-Ku belum tiba” (v. 4)

Peristiwa perkawinan adalah peristiwa yang penting dan membahagiakan bagi ke dua mempelai begitupun di Iasrael. Itu sebabnya ke dua mempelai mengadakan pesta dengan mengundang banyak orang, tidak terkecuali Yesus dan murid-murid hadir ke pesta perkawinan di Kana itu. segala persiapan untuk menjamu para undangan telah dipersiapkan dengan baik, supaya semua undangan boleh menikmati berbagai hidangan dengan memuaskan, terutama menikmati anggur pesta perkawinan itu. Anggur sangat penting dalam pesta perkawinan, karena melangbangkan kehangatan dan sukacita dalam relasi cinta-kasih bagi ke dua mempelai. Namun di tengah pesta sedang berlangsung mereka kekurangan anggur, hal itu tentu sangat memalukan bagi ke dua mempelai. Maka Maria yang diduga adalah kerabat dari kedua mempelai merasa harus bertanggungjawab atas kejadian itu, sehingga berupaya mencari solusi dengan memberitahukannya kepada Yesus. Tentu dibalik pemberitahuan itu Maria berharap Yesus melakukan sesuatu yang agar ada solusi bagi masalah tersebut. Namun jawaban Yesus tegas, “…saat-Ku belum tiba” jawaban Yesus itu sekilas tampak tidak fleksibel, tetapi sesungguhnya jawaban Yesus itu menunjukan bahwa kuasa-Nya murni ada dalam waktu-Nya sendiri, tidak ada seorangpun atau peritiwa apapun yang boleh mempengaruhi waktu kuasa Yesus. Waktu Yesus selalu tepat untuk memberi solusi bagi kebutuhan siapapun yang tunduk dan percaya pada-Nya.

Refleksi:
Mari merenung sejenak. Pernahkah saudara merasa Yesus terlalu lambat menolong saudara?

Tekad:
Ya Tuhan, saya bertekad untuk tidak berusaha mengatur waktu Tuhan dalam kmenolong saya.

Tindakkan:
Saya akan belajar taat dan sabar menanti kuasa Tuhan yang bekerja dalam waktu-Nya sendiri untuk menolong saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*