suplemenGKI.com

Sabtu, 18 Mei 2013.

17/05/2013

Bacaan : Yohanes 14 : 8-14.

Siapa yang pernah melihat Allah ?

Pernahkah anda melihat Allah ? ini merupakan pertanyan yang sulit untuk dijawab. Untuk menjawab pun biasanya penuh dengan keraguan. Jika menjawab tidak pernah nanti dibilang kita ini kurang beriman, tapi jika dijawab pernah, maka ada pertanyaan baru, kapan, seperti apa, dalam bentuk apa ?

Orang-orang Yahudi, memiliki paham bahwa, tidak seorangun dapat melihat Tuhan. Begitu pula orang-orang Yunani, mereka memiliki paham bahwa Allah adalah yang tidak terlihat. Kepada orang-orang yang berpikir demikian itulah Yesus berkata,”sekiranya kamu telah mengenal Aku, pasti kamu juga  mengenal Bapa-Ku. Bagaimana respon murid-murid terhadap pernyataan Tuhan Yesus tersebut ? kita akan merenungkannya.

Pemahaman.

  1. Apakah inti dari pertanyaan Filipus,”Tuhan tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami ? [ayat 8]
  2. Bagaimana Yesus menjelaskannya ? [ayat 9-10] dan apa harapan Yesus kepada murid-muridnya ? [ayat 11]
  3. Apa janji Tuhan kepada murid-murid dan orang-orang percaya ? [ayat 12-14].

Barangkali Filipus sedang memikirkan tentang peristiwa yang luar biasa, ketika Allah memperlihatkan kemuliaanNya kepada Musa, walaupun Musapun tidak dapat melihat Wajah Allah, tetapi hanya bagian belakangNya saja. [Kel 33:12-23]. Pada saat itu [ jaman Tuhan Yesus ] banyak orang merasa tertekan denga paham transcendensi Allah. Mereka tidak pernah berani berpikir bahwa mereka akan [telah] melihat Allah. Untuk itulah maka Tuhan Yesus  mengatakan “Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa”. Melalui pernyataannya ini Tuhan Yesus sedang menyatakan Jati DiriNya [keMesiasanNya] kepada murid-murid. Bahwa Yesus dan Bapa [Allah] adalah satu. Dengan melihat Yesus berarti mereka telah melihat Bapa [Allah]. Didalam Yesus murid-murid [kita] melihat Allah yang mengasihi, yang mempedulikan secara mendalam, yang berbelas kasihan kepada manusia sampai Ia menanggung luka-luka kasih dihatiNya dengan kematianNya di kayu salib.

Harapan Tuhan Yesus adalah agar murid-murid percaya kepadaNya. Dengan percaya kepada Yesus berarti mereka juga percaya kepada Bapa [Allah], juga percaya kepada pekerjaan-pekerjaan Allah, yaitu setiap mujizat yang telah dilakukan Yesus dihadapan mereka. Bukankah semua murid-murid telah bersama-sama dengan Yesus dan mereka telah melihat langsung setiap pengajaran dan mujizat yang dilakukan. Apa yang harus mereka ragukan ? kali ini mereka harus percaya sepenuhnya kepada Yesus. Sebab dengan percaya kepada Tuhan Yesus mereka akan dapat melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Yesus lakukan bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar, yaitu mewartakan kabar sukacita [injil kerajaan Allah] kepada semua bangsa sampai keujung bumi. Pada saat itu murid-murid belum merasakan janji Tuhan Yesus tersebut akan tetapi semenjak peristiwa pentakosta di Yerusalem murid-murid mulai berani memberitakan kabar sukacita itu. Dan secara luar biasa pemberitaan itu sampai ke benua Eropa, Asia dan Afrika. Bagaimana dengan kita ? injil sukacita itu harus diberitakan melalui kata dan perbuatan,sehingga banyak orang yang dapat melihat Allah melalui kehidupan kita. Bersediakah kita ?

Refleksi.
Ambillah waktu sejenak untuk merenungkan, apakah anda pernah melihat Allah, dalam bentuk apa ? apakah anda juga ingin orang lain melihat Allah ? ceritakanlah dengan nyata perbuatan-perbuatan Allah melalui kata dan perbuatan.

Tekadku.
Ya Tuhan saya bersyukur karena saya telah melihat perbuatan-perbuatan Allah dalam hidup anak-anakMu yang setia dan taat. Tolonglah saya agar saya juga dapat hidup seperti Kristus hidup. Dengan demikian saya menjadi saksi bagi orang lain.

Tindakanku.
Mulai hari ini saya akan menjadi anak-anak Tuhan yang benar, dapat bersaksi kepada sesama melalui kata dan perbuatan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«