suplemenGKI.com

Markus 13:1-2

Bukan Bangunan Megah Dan Indah Yang Mengagumkan

 

Bayangkan suatu ketika, saat kita sedang berada ditepi jembatan Suramadu dan terkagum-kagum akan kekuatan dan keindahan konstruksinya, tiba tiba ada seseorang yang datang dan mengatakan bahwa jembatan ini akan runtuh.  Bagaimana perasaan kita saat itu ?  Tentu kita akan menganggap aneh sekaligus penasaran akan perkataan orang tersebut.  Mungkin itulah yang dialami para murid, ketika sedang mengagumi Bait Allah seperti dalam bacaan hari ini.

Pertanyaan Penuntun:

  1. Apa yang membuat para murid begitu mengaggumi Bait Allah (ay.1)
  2. Apa kata Tuhan Yesus mengenai Bait Allah?  Mengapa DIA mengatakan itu? (ay.2)

 

RENUNGAN

Bait Allah di Yerusalem didirikan oleh raja Salomo terletak di puncak Gunung Muria dan merupakan salah satu keajaiban dunia saat itu.  Bait Allah ini dibangun dengan fondasi yang kokoh dan tembok dari batu batu yang sangat besar dan beberapa bagian bangunan dilapisi emas, bila terkena sinar matahari akan memantulkan cahaya yang menyilaukan sehingga akan membuat terpukau yang melihatnya.  Hal inilah yang dialami para murid saat melihat Bait Allah.  Mereka terkagum-kagum akan kemegahan dan keindahan Bait Allah.

Tidak demikian dengan Tuhan Yesus.  DIA sama sekali tidak silau akan kemegahan Bait Allah, bahkan Ia katakan bahwa “Tidak satu batupun akan dibiarkan diatas batu yang lain, semuanya akan runtuh” (ayat 2).  Perkataan Tuhan Yesus ini tentu tidak mudah dipahami para murid.  Apa yang ingin Dia ajarkan kepada kita tentang hal ini?  Bahwa Bait Allah bukan sekedar bangunan megah dan kokoh, tapi adalah tempat yang dikuduskan.  Sebab disanalah umatNYA beribadah dan berjumpa dengan ALLAH.  Tuhan Yesus menyebutnya ”Rumah Bapaku”.  Namun demikian banyak juga orang yang tidak bertanggung jawab memanfaatkannya untuk kepentingan (keuntungan) pribadi hingga mencemarkan kekudusan Bait Allah.  Hal itu membuat Tuhan Yesus marah (Mark1:15-18).  Juga orang-orang Farisi dan Saduki yang meskipun rajin berada di Bait Allah namun hidupnya penuh kesombongan, kemunafikan dan iri hati.  Maka bisa dipahami mengapa Yesus mengingatkan agar tidak hanya kagum akan bangunan Bait Allah.

Firman Tuhan hari ini mengajar bahwa janganlah kita hanya terfokus pada bangunan fisik tempat ibadah (gereja).  Sebab semegah atau semewah apapun bangunan gereja itu hal yang fana.  Bangunan bisa runtuh dalam sekejap seperti halnya Bait Allah dengan segala kemegahannya.  Kalau Tuhan kehendaki maka akan runtuh.  Dan perkataan Tuhan Yesus ini tergenapi saat thn 70M, Bait Allah diruntuhkan tentara Roma.  Yang Tuhan inginkan adalah kokohnya iman.  Dia juga tidak menginginkan gedung gereja yang bersinar karena berlapis emas, tetapi yang Dia kehendaki adalah kasih anggota gereja yang  bersinar untuk sesama manusia dan lingkungan sekitarnya.  Rasul Paulus dalam 1Korintus 3:16 menulis “ Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah Bait Allah dan bahwa Roh Allah diam didalam kamu?”   Ini berarti kita harus selalu mawas diri untuk bisa menjaga kekudusan Bait Allah dan menghadirkan  Roh Allah dalam kehidupan sehari-hari.  Janganlah kita hanya memikirkan penampilan fisik yang menarik, tetapi lebih perlu adalah kehidupan rohani yang menarik dan menjadi berkat bagi sesama.  Sehingga setiap orang yang melihat (lewat) gereja kita tidak hanya kagum akan bangunan gereja, tetapi bisa mengagumi hidup anggota jemaatnya.  Amin!

Bangunan gedung gereja boleh kokoh, namun yang seharusnya jauh lebih kokoh adalah bangunan iman kita kepada-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*