suplemenGKI.com

Mengikut Dia Berarti Rela Menghamba Dengan Menjaga Kekudusan Tubuh

I Korintus 6:18-20

Pengantar

Pada jaman dahulu, seorang budak yang dibeli dari tuannya akan menjadi milik pembelinya. Si pembeli akan menjadi tuannya yang baru. Seorang budak tidak pernah memiliki hak atas hidupnya sendiri. Analogi itu digunakan oleh Rasul Paulus untuk mengingatkan para pembaca suratnya, bahwa diri kita bukan milik kita sendiri. Kita telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar oleh Kristus (I Korintus 6:19-20). Senada dengan itu, Rasul Petrus dalam suratnya juga mengingatkan, bahwa kita telah ditebus dari cara hidup kita yang sia-sia, bukan dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus (I Petrus 1:18-19).

Pemahaman

Ayat 19 : Kebenaran apa yang dipaparkan Paulus mengenai tubuh?

Ayat 20: Bagaimana seharusnya respon kita bila memahami karya Kristus atas
hidup kita?

Dalam ayat 19 Rasul Paulus menyampaikan dua fakta kebenaran yang berlaku dalam diri setiap pengikut Kristus. Yang pertama adalah fakta, bahwa tubuh setiap pengikut Kristus adalah bait Roh Kudus. Di dalam tubuhnya Roh milik Allah berkenan tinggal. Kedua, bahwa dirinya bukan miliknya sendiri hingga dengan bebas ia bisa berbuat seenaknya menurut kehendak hatinya. Kedua fakta ini menunjukkan, bahwa Tuhan ALLAH begitu mengingini diri kita sebagai milik pribadiNya. Oleh karena itulah Ia rela menebus kita dengan membayar lunas harganya (ay. 20). Respons yang paling tepat adalah hidup memuliakanNya dengan tubuh kita yang telah menjadi milikNya. Kita hanyalah hamba yang dipercaya untuk menjaga dan menjauhkan tubuh kita dari segala bentuk percabulan. Dosa percabulan ternyata sangat spesifik. Jika dosa yang lain terjadi di luar tubuh, maka percabulan adalah dosa terhadap tubuh kita (ay. 18), yang tak lain adalah bait Roh Allah.

Refleksi

Apakah selama ini aku, sebagai pengikut Kristus, telah benar-benar hidup sebagai hamba yang setia dalam menjaga kekudusan hidup dengan menjauhkan tubuhku dari segala bentuk percabulan?

Tekad

AkuĀ  mau menjauhkan mataku dari segala bentuk pornografi yang kian marak dan mudah dilihat di dunia maya. Aku mau menjaga agar tubuhku tidak jatuh dalam dosa percabulan dan perzinahan. Aku mau menghindari setiap jebakan yang membuat diriku rentan terhadap godaan dosa percabulan.

Tindakan

Aku belajar dan terus berlatih menaklukkan pikiranku di bawah kedaulatan Kristus (2 Kor. 10:5b) sehingga dimampukan untuk hanya memikirkan segala sesuatu yang mulia dan berkenan kepadaNya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«