suplemenGKI.com

Bacaan : Matius 18 : 21 -22

Thema : Mengampuni Tanpa Batas

PENGANTAR
Setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat telah tergabung dalam Kerajaan Allah, sehingga ia memiliki kewargaan Kerajaan Sorga. Salah satu ciri dari warga kerajaan Allah adalah kesediaan mengampuni. Oleh sebab itu jika kita adalah warga kerajaan sorga maka kita harus selalu bersedia mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Mengapa demikian ? karena Allah sendiri di dalam Yesus Kristus telah mengampuni semua dan segala dosa kita. Pengampunan Allah harus membuahkan pengampunan bagi sesama. Pertanyaannya adalah apakah kita bisa mengampuni sesama seperti Allah mengampuni kita ?

PEMAHAMAN.

  1. Mengapa Petrus bertanya demikian ? ( ayat 21 ). Bagaimana juga dengan saudara ?
  2. Bagaimana jawaban Tuhan Yesus ? ( ayat 22 ). Apa maksudnya ?

Petrus bertanya kepada Tuhan Yesus, sampai berapa kali harus mengampuni saudara yang bersalah kepadanya. Menurut Petrus mengampuni tujuh kali adalah lebih dari cukup, karena menurut pendapat umum pada waktu itu mengampuni seorang saudara yang bersalah adalah sebanyak tiga kali. Jadi kalau Petrus menyatakan pengampunan sebanyak tujuh kali maka hal itu merupakan hal yang luar biasa. Bagi kita yang hidup di jaman sekarang ini saja untuk memberi pengampunan kepada orang yang bersalah kepada kita sebanyak tiga kali saja rasanya terasa susah. Dan terkadang masih ada ganjalan sakit hati yang sulit hilang, apalagi memberi pengampunan sebanyak tujuh kali. Betapa sulitnya kita lakukan. Untuk itu kita perlu memberi acungan jempol kepada Petrus.

Bagi kita memberi pengampunan kepada orang yang bersalah sebanyak tujuh kali sudah luar biasa. Tetapi Tuhan Yesus mengatakan yang lebih luar biasa lagi ! Bagi Tuhan Yesus mengampuni seseorang sebanyak tiga atau tujuh kali belumlah cukup. Tuhan Yesus mengatakan, “Tujuh puluh kali tujuh kali”. Jawaban Tuhan Yesus bukan berarti empat ratus sembilan puluh kali. Tetapi  Tuhan Yesus hendak menyatakan bahwa setiap anak-anak kerajaan sorga harus memberi pengampunan yang “tanpa batas”. Mengampuni tujuh puluh kali tujuh kali itu berarti mengampuni tanpa batas. Sebagai manusia biasa mengampuni sebanyak empat ratus sembilan puluh saja sudah terlihat membosankan, apalagi harus mengampuni tanpa batas. Namun itulah yang diajarkan Tuhan Yesus. Supaya setiap umat percaya yang adalah warga kerajaan sorga memiliki pola hidup yang terus bersedia mengampuni. Lalu bagaimana dengan saudara ?

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan ! jika ada orang yang bersalah kepada saudara, berapa kali saudara mengampuni ? sudahkah saudara memiliki gaya hidup mengampuni tanpa batas ?

TEKADKU
Ya Tuhan ! ampunilah saya, karena seringkali saya masih sulit mengampuni tanpa batas.

TINDAKANKU
Saya harus belajar mengampuni orang lain tanpa batas.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*