suplemenGKI.com

IBRANI 5:1-10

TAAT SEPERTI KRISTUS

 

PENGANTAR
Pada tahun 2017 kementrian komunikasi dan informatika menerbitkan sebuah artikel yang menyampaikan bahwa setiap hari rata-rata tiga orang tewas karena kecelakaan di jalan. 61 persen penyebab kecelakaan adalah faktor manusia. Banyak orang tidak taat terhadap rambu lalu lintas. Ketaatan tidak hanya menjadi tuntutan dalam berkendaraan di jalan raya. Ketaatan juga merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan sehari-hari bahkan juga dalam hidup beriman.

PEMAHAMAN
Ayat 1-10             Apa yang hendak disampaikan oleh penulis surat Ibrani ? Siapakah Imam Besar menurut peraturan Melkisedek ?
Keteladanan apa yang diperlihatkan oleh Imam Besar itu ?

Penulis surat Ibrani memberikan penjelasan mengenai Imam Besar dalam tradisi Yahudi dan menempatkan Yesus sebagai Imam Besar yang juga memiliki peran yang sama. Namun penulis surat Ibrani memperluas penjelasannya mengenai alasan-alasan mengapa Yesus Kristus merupakan Imam Besar yang jauh lebih tinggi dari Harun. Penulis surat Ibrani menjelaskan bahwa Yesus Kristus adalah Imam Besar yang menjadi pokok keselamatan abadi bagi semua orang. Hal itu terjadi karena DIA mengerjakan kehendak Bapa-Nya dengan penuh ketaatan. DIA mempersembahkan diri-NYA sebagai korban persembahan penebusan dosa demi keselamatan semua orang.

Penjelasan penulis surat Ibrani mengingatkan umat Allah bahwa Yesus Kristus adalah Imam Besar yang telah memperlihatkan keteladanan yang luar biasa. Ketaatan-Nya dalam mengerjakan rencana Allah merupakan sikap yang juga harus dilakukan oleh umat Allah. Tidak terbayangkan seandainya Yesus bersikap seperti manusia yang hanya memikirkan dirinya sendiri. Umat Allah bahkan semua manusia di bumi ini pasti akan binasa.

Ketaatan kepada Allah merupakan faktor penting dalam hidup orang beriman. Tanpa ketaatan tidak mungkin setiap orang dapat hidup benar dihadapan Allah. Ketaatan tentu bukan perkara yang mudah dilakukan. Ketaatan menuntut setiap orang tidak mengikuti keinginan diri sendiri namun bersedia mendengar, memperhatikan dan melakukan kehendak Allah. Sudahkah umat hidup dalam ketaatan ?

Refleksi
Ketaatan sesungguhnya merupakan bentuk kecintaan kepada Allah. Apabila umat sungguh mencintai Allah, maka akan hidup dalam ketaatan. Kristus memperlihatkan cinta-NYA yang besar kepada sang Bapa. Itulah sebabnya Yesus Kristus memperlihatkan ketaatan dengan melakukan kehendak-NYA

Tekadku
Ya Allah mampukan kami memperlihatkan cinta yang besar kepada-MU melalui ketaatan kami kepada kehendak-MU dan firman-MU

Tindakanku
Hidup dalam kebenaran dan tidak menyimpang dari Firman Allah

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«