suplemenGKI.com

Kedatangan Kerajaan Allah

 

Bacaan: Lukas 17:20-37

 

Pengantar
Kekuasaan tidak mungkin tidak nampak, maka banyak orang yang mau percaya dengan sebuah kekuasaan ketika kekuasaan itu nyata atau terlihat. Apalagi ketika rakyat hidup dalam penderitaan yang diakhibatkan oleh penjajahan, maka kekuasaan baru yang kuat itulah didambakan banyak orang. Yesus hadir dengan pengajaran yang berbeda dengan orang Farisi, dan diharapkan membawa kekuasaan yang baru terutama kekuasa yang dapat mengalahkan penjajah. 

Pemahaman
Ay 20-21, Mengapa orang-orang Farisi mengharapkan kerajaan Allah hadir?
Ay 22-24, Apa yang Yesus katakan tentang kerajaan Allah?
Ay 25-30, Tanda-tanda apakah yang diberikan Tuhan berkaitan dengan Kerajaan Allah?
Ay 31-37, Apa yang diharapkan Tuhan Yesus menjelang hari Tuhan yang mendekat?

Orang-orang Farisi juga berharap akan adanya suatu perubahan kondisi umat Israel menjadi lebih baik, secara ekonomi maupun sosial masyarakat. Maka dibutuhkan kekuasaan yang lebih besar dari pemerintahan Romawi (kerajaan Romawi) yang sedang menjajah bangsa Israel.  Pertanyaan orang Farisi kepada Tuhan Yesus tentang kapan datangnya kerajaan Allah, mengandung  pengharapan bahwa akan munculnya kekuasaan yang baru yang dapat mengalahkan kerajaan Romawi.

Namun jawaban Tuhan Yesus atas pertanyaan orang Farisi, justru mengagetkan mereka, karena Yesus menjawab:kerajaan Allah ada di antara kamu. Orang Farisi membayangkan kekuasaan kerajaan(pemerintahan) namun Yesus menyatakan bahwa bukan kekuasaan kerajaan dalam bentuk pemerintahan namun dalam hidup pribadi seseorang kerajaan Allah itu nyata.

Tuhan Yesus juga menjelaskan berkaitan dengan kedatangan  Anak Manusia (Yesus datang ke dua kali) di dunia ini, bersifat mendadak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya.

Kedatangan Anak Manusia sama pada jaman Nuh dan Lot, dimana kedatanganNya terjadi di dalam kesibukan manusia sehari-hari. Oleh sebab itu Tuhan Yesus menyuruh murid-muridNya dan setiap pendengarNya  untuk bersiap-siap tanpa meninggalkan aktifitas (pekerjaannya) sehari-hari.

Dengan demikian Kerajaan Allah dapat diwujudkan dalam hidup sehari hari sampai kedatangan Anak Manusia yang kedua kali di dunia ini.

Refleksi
Renungkan beberapa menit, sudahkah hidupku mendatangkan kerajaan Allah bagi oranglain? Dimana kerajaan Allah dapat nyata dalam hidupku melalui kebenaran,keadilan bahkan kesukacitaanku yang senantiasa aku perjuangkan.

Tekadku
Ya Tuhan Yesus, sadarkan kepada saya bahwa kerajaan Allah dapat saya wujudkan di dunia ini melalui hidup saya. Pakailah saya menjadi saluran berkat untuk mendatangkan, kasih, keadilan, kedamaian bagi sesama saya di dunia ini.

Tindakanku
Melakukan tindakan yang kongkrit, misalnya berbuat benar, adil, kasih pada orang yang saya jumpai hari ini (satu orang ).

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*