suplemenGKI.com

Sabtu, 16 Maret 2013

15/03/2013

IRI HATI MENGAWALI KEJATUHAN

 

Yoh 11:45-57

 

Pengantar
Pernahkah anda iri hati? Pertanyaan ini pasti mudah dijawab, karena tidak ada seorangpun yang tidak pernah iri hati. Namun apakah iri hati itu telah menguasai anda? Untuk menjawab hal ini, kita perlu merenungkan sejenak apa yang telah terjadi di dalam diri kita. Benarkah saya telah bebas dari iri hati ataukah saya masih dikuasai oleh iri hati? Mari kita memperhatikan apa yang telah dilakukan oleh orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat dan imam-imam kepala terhadap Tuhan Yesus.

Pemahaman
Ay 45     Apa yang melatarbelakangi perikop ini?

Ay 46-47 Bagaimana reaksi Orang-orang Farisi, ahli-ahli Taurat dan imam-imam kepala terhadap berita bahwa Tuhan Yesus membangkitkan Lazarus?

Ay 48-52 Ancaman apa yang akan mereka hadapi jika mereka membiarkan Tuhan Yesus?

Ay 53-57 Apa yang menjadi kesepakatan mereka bersama terhadap Tuhan Yesus?

Perikop yang kita baca ini, dilatarbelakangi dengan peristiwa dimana Tuhan Yesus membangkitkan Lazarus yang telah mati 4 hari (ay 39).Peristiwa ini sangat membuat gempar dimana-mana, dan semakin banyak orang yang menjadi percaya dan mengikuti Tuhan Yesus, dimanapun Yesus berada, disitu pula banyak orang yang mengikutiNya.

Banyak orang bercerita tentang kebangkitan Lazarus, ada juga orang-orang yang bercerita kepada orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat serta imam-imam kepala tentang Lazarus yang bangkit.

Tentunya hal ini membuat mereka semakin resah, karena banyak orang yang semakin lama semakin meninggalkan ajaran-ajaran orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat serta berbalik mengikuti Yesus.

Maka orang-orang Farisi, ahli-ahli Tuarat dan imam-imam kepala berkumpul untuk mendiskusikan tentang apa yang telah Tuhan Yesus lakukan dan memikirkan bagaimana mengatasi hal ini.

Mereka ahkirnya bersepakat untuk mencegah supaya orang-orang tidak datang lagi kepada Tuhan Yesus dan percaya serta menjadi pengikutNya. Mereka juga membuat kesepakatan bersama untuk membunuh Tuhan Yesus, oleh sebab itu sejak peristiwa tersebut mereka berusaha untuk menangkap Tuhan Yesus.

Apa yang sebenarnya sedang terjadi di dalam diri orang-orang Farisi, ahli-ahli Taurat dan imam-imam kepala? Mereka sesungguhnya iri hati dengan apa yang telah Tuhan Yesus lakukan selama di dunia ini, karena mereka tidak bisa melakukannya. Mereka iri hati juga karena semakin banyaknya orang-orang yang menjadi pengikut Tuhan Yesus sedangkan pengikut mereka semakin sedikit. Mereka iri hati karena kewibawaan mereka semakin hari semakin merosot dan wibawa Tuhan Yesus semakin besar.

Iri hati mereka akhirnya menguasahi hidup mereka dan mereka akhirnya jatuh dalam dosa yang lebih dalam lagi, karena mereka hendak membunuh Tuhan Yesus.

Refleksi
Dalam hening, renungkan iri hati yang ada di dalam hidup kita? Apakah iri hati saya sudah sampai menguasai hidup saya? 

Tekadku
Tuhan Yesus, terima kasih untuk Firman Tuhan, yang mengingatkan saya untuk tidak mudah iri hati melihat orang lain. Ajarkan kepada saya untuk terus dapat mensyukur dengan apa yang saya sudah miliki, dan ikut bersuka cita dengan apa yang dimiliki oleh orang lain. Amin

Tindakanku
Hari ini saya berjanji untuk tidak mudah iri hati dengan apa yang dimiliki oleh orang lain, walau saya sanggup untuk mendapatkannya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«