suplemenGKI.com

Peduli dan Berbela Rasa Seperti Kristus

Lukas 6:17-19

 

Pengantar
Setelah semalaman berdoa di atas bukit (Luk.6:12-16), Yesus turun bersama kedua belas rasul yang telah dipilih oleh-Nya dan berhenti di suatu tempat yang datar. Mereka turun bersama-sama untuk mengajar. Dalam kisah ini, Yesus mau mengajarkan murid-murid-Nya tentang melayani sesamanya dan bekerjasama dengan-Nya untuk melayani dan menolong banyak orang.

Pemahaman 

  • Ayat 17: Siapa saja yang ikut berkumpul saat itu?
  • Ayat 18: Apa yang mereka harapkan dari perjumpaan dengan Yesus?
  • Ayat 19: Mengapa orang-orang berusaha untuk menjamah Yesus?

Di tempat tersebut berkumpulah banyak orang dari berbagai tempat. Orang-orang tersebut datang dari Yudea dan Yerusalem, dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon. Yudea dan Yerusalem adalah tempat bait suci dan para pemimpin Yahudi yang paling ortodoks. Sedangkan Tirus dan Sidon adalah kota-kota non-Yahudi di utara Kapernaum. Keempat daerah tersebut mau menunjukkan bahwa cakupan pelayanan Yesus sangatlah luas, tidak hanya bagi orang-orang sebangsanya (Yahudi) tapi juga bagi orang-orang non-Yahudi.

Mereka yang berkumpul di situ tidak hanya ingin mendengarkan pengajaran Yesus, tapi juga mengharapkan kesembuhan dari-Nya. Mereka adalah orang-orang yang sakit, kerasukan roh-roh jahat, orang-orang miskin dan lemah, serta orang dengan berbagai kondisi kehidupan. Mereka sebelumnya telah mendengar tentang Yesus yang mampu menolong dan menyembuhkan. Itulah yang mendorong mereka untuk datang dan berjumpa dengan Yesus. Mereka berharap perjumpaan dengan-Nya mampu menyembuhkan dan memulihkan keadaan mereka serta menghibur dan memberi pengharapan bagi mereka yang sedang mengalami kesusahan hidup. Walaupun niat awalnya hanya untuk mengajar, tapi Yesus tidak tinggal diam melihat penderitaan-penderitaan yang mereka alami oleh. Sambil mengajar, Ia juga memberikan kesembuhan bagi mereka. Dalam ayat 19 dikatakan bahwa orang-orang berusaha untuk menjamah-Nya sebab ada kuasa yang keluar dari pada-Nya. Melalui kuasa tersebut, Yesus menyembuhkan semua orang. Perjumpaan ini menjadi sangat berharga bagi mereka dan Yesus hadir sebagai Allah yang peduli dan berbela rasa. Ia mau menjumpai dan menolong manusia dengan segala latar belakang dan penderitaannya.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita juga sudah meneladani sikap Kristus yang peduli dan mau menolong semua orang tanpa membedakan apapun? Apakah kita peka terhadap jeritan dan teriakan minta tolong orang-orang disekitar kita? Sebagai pengikut Kristus sudah seharusnya kita meneladani apa yang Kristus lakukan. Kristus mau menjumpai semua orang dan Ia peduli pada penderitaan yang dialami oleh orang-orang yang datang kepada-Nya. Ia hadir, menolong dan berbela rasa kepada mereka yang miskin, lemah, sakit dan butuh pertolongan.

Refleksi
Bayangkan ada seorang yang hidupnya sangat susah, kemudian datanglah seorang dermawan memberikan pertolongan dan membuatnya lepas dari kesusahan tersebut. Begitulah gambaran kehidupan manusia kala tenggelam dalam lautan penderitaan hidup, lalu Tuhan hadir mengangkatnya hingga  kembali bernafas. Bila anda yang mengalaminya, apa yang anda rasakan ketika ditolong? Sebaliknya,  maukah anda menjadi sosok yang hadir untuk menolong?

Tekadku
Tuhan, ajar aku untuk meneladani sikap-Mu yang peduli, berbela rasa, membuka mata dan telinga pada mereka yang miskin, lemah, sakit dan butuh pertolongan.  Mampukanlah aku untuk tidak mementingkan diri sendiri tapi mau menolong mereka dengan segala yang ku miliki.

Tindakanku
Aku akan belajar peka dan mau mendengarkan orang-orang yang sedang dalam kesulitan dan membutuhkan pertolongan serta berkomitmen untuk menolong  mereka. Antara lain, hari ini aku akan mengunjungi dan atau mendoakan teman, keluarga  dan  anggota jemaat yang sedang sakit.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*