suplemenGKI.com

Roma 10:14-15                                                                                                                                                              DIUTUS MENJADI PEMBAWA KABAR BAIK

Pengantar

Dalam situasi krisis dan kritis, peran seorang pembawa kabar baik akan sangat dibutuhkan oleh orang banyak. Dalam hal apapun kabar baik yang dibawanya. Semua orang haus akan kabar baik dan kebaikan itu sendiri.

Dari pandangan Alkitabiah, dunia sebenarnya juga sedang dalam keadaaan kritis dan krisis oleh karena dosa yang merajalela, belum lagi dengan segala akibat yang ditimbulkannya. Karena itu, ketika kita tahu bahwa Allah memanggil orang-orang percaya untuk menjadi pembawa Kabar Baik, maka peranan itu harus kita jalankan dengan sungguh-sungguh dan penuh sukacita. Apalagi jika kita sadar bahwa kabar yang kita bawa, bukan sembarang kabar, melainkan kabar yang menghidupkan.

Pemahaman

Pada ayat-ayat sebelumnya (lihat renungan kemarin) dikatakan bahwa barangsiapa memiliki iman kepada Tuhan Yesus dan berseru kepadaNya akan diselamatkan. Ayat 14 dan 15 menjelaskan bahwa Tuhan mengutus kita untuk memberitakan Injil keselamatan dalam Kristus, agar orang mendengar tentang pengampunan dosa di dalam Tuhan Yesus Kristus kemudian percaya kepadaNya. Karena dengan iman dan percaya itulah orang akan berseru kepada namaNya sehingga diselamatkan. Janji keselamatan ini bukan hanya untuk akhir zaman orang Kristen masuk sorga, namun ini juga berlaku untuk kehidupan dalam dunia sekarang. Orang Kristen yang sedang mengalami pergumulan dan masalah lalu berseru kepada Tuhan memohon pertolongan akan diberi pertolongan dan kelepasan dari permasalahan yang menghimpitnya.Sebab hanya di dalam nama Yesus orang diselamatkan. Itu sebabnya Tuhan menginginkan kita menjadi saksi bagiNya yang akan membawa banyak jiwa datang kepadaNya dan diselamatkan. Entah itu mewartakan Injil secara langsung atau melalui sikap hidup kristiani kita, yang pasti kita membawa orang  untuk mengenal Tuhan kita, Yesus Kristus, satu-satunya Tuhan dan Juru Selamat dunia.

Refleksi

Tuhan rindu melihat kita berbelaskasihan dan peduli terhadap orang-orang yang belum percaya kepadaNya, bukan menyimpan iman kita untuk diri sendiri. Tuhan menginginkan iman kita berdampak bagi kehidupan orang lain. Bagaimana Anda melihat diri Anda sendiri saat ini, sudahkah hidup kristiani Anda berdampak bagi orang lain? Dalam hal apa?
Jika belum, apa yang sekiranya menjadi kendala? Rasa malu, kuatir, ataukah ada hal-hal lain yang menghambat Anda?

Tekadku

Dengan pertolongan Roh Kudus, kekuatan dari Tuhan Yesus dan penyertaan Bapa, aku akan menjadi saksi dan menyebarkan kabar keselamatan di dalam nama Yesus Kristus. Dalam bentuk apapun yang bisa kulakukan dan dalam kesempatan apapun yang kumiliki.

Tindakanku

Hari ini aku akan mendoakan secara khusus seseorang yang kukenal baik dan belum mengenal Kristus. Aku akan menghubunginya untuk menanyakan kabarnya dan apa yang bisa kudoakan untuknya. Sebagai bukti bahwa aku percaya Allahku juga mengasihi dia.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*