suplemenGKI.com

Markus 8:27-30.

 

“Pengagum Yesus Atau Pemberita Yesus?”

Pengantar:
Survei adalah salah satu cara untuk mendapatkan data tentang sesuatu yang penting, misalnya tentang sebuah tempat, lokasi atau kondisi. Melalui survei maka akan menolong untuk menentukan suatu keputusan menjadi lebih akurat atau sesuai dengan realita, sehingga tujuan dapat dicapai dengan lebih baik dan maksimal. Pada zaman sekarang untuk mencari seorang pemimpin pun tidak lepas dari survei. Banyak lembaga survei yang sangat membantu untuk dapat mendapatkan seorang pemimpin yang baik, baik tentang latarbelakangnya, kemampuannya dan tingkat popularitasnya. Dengan mengetahui semuanya itu, maka tidak ragu lagi untuk menentukan pilihan terhadap pemimpinnya. Bacaan hari ini, kita akan memahami mengapa Yesus bertanya kepada murid-murid-Nya tentang diri-Nya.

Pemahaman:

  1. Apa latar belakang pertanyaan Yesus tentang diri-Nya kepada murid-murid-Nya? (v. 27)
  2. Bagaimana pendapat murid-murid sendiri tentang Yesus? (v. 28-29)

Ketika Yesus dan murid-murid berkeliling melayani di sekitar Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, “Kata orang siapakah Aku?” Rupanya banyak orang yang tidak mengerti jelas tentang siapa Yesus, sekalipun mereka atau orang banyak telah banyak melihat berbagai mujizat, keajaiban dan pekerjaan-pekerjaan adikodrati yang telah dilakukan oleh Yesus di hadapan mereka (band. V. 22-26) Pendapat orang-orang yang disampaikan oleh murid-murid, sesungguhnya juga adalah pendapat murid-murid sendiri tentang Yesus. Jawaban-jawaban mereka yang tercatat di ayat 28-29 sesungguhnya bukan semata-mata menurut pendapat orang lain, melainkan menunjuk bahwa mereka pun sesungguhnya belum tahu betul siapa Yesus Guru mereka itu. Yesus tidak puas dengan jawaban yang diberikan secara umum, maka Yesus melanjutkan dengan pertanyaan secara personal “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Petrus maju dan menjawab, “Engkau adalah Mesias!” (v. 29) Jawaban dari Petrus rupanya cukup memuaskan Yesus. Matius 16:17 mencatat, Yesus memuji jawaban Petrus dengan berkata “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di surga” Saudara tidak sedikit orang yang mengaku percaya, mengikut Yesus bahkan melayani Yesus tetapi tidak betul-betul mengenal siapa Yesus. Mengapa demikian, karena orang-2 yang demikian hanya sekedar kagum kepada Yesus dan berpikir: apa yang akan diperoleh dari Yesus, bukan mengikut Yesus untuk memberitakan Yesus kepada orang yang belum mengenal Yesus.

Refleksi:
Mari kita merenung sejenak. Sudah berapa lama kita menjadi orang Kristen dan seberapa dalam kita mengenal Yesus? Apakah kita adalah pengagum Yesus atau pemberita Yesus?

Tekad:
Ya Tuhan, ampuni  jika selama ini ternyata saya belum sungguh-sungguh mengenal Engkau, karena ternyata saya hanya pengagum Engkau dan belum sebagai pemberita tentang Engkau.

Tindakan:
Belajar untuk menjadi pemberita tentang Yesus dan bukan sekedar pengagum Yesus sang pembuat mujizat.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*