suplemenGKI.com

Matius 25: 14-30

“GANBATTE! HIDUP UNTUK TUHAN!”

PENGANTAR

Suatu iklan minuman energi di televisi menyertakan slogan Ganbatte dalam iklannya. Ganbatte dalam bahasa Jepang berarti semangat.  Semangat memang punya arti dan peranan penting untuk menjalani hidup kita. Pertanyaannya adalah apakah kita sekarang ini memiliki Ganbatte ataukah Namakeru (malas-Jepang) dalam melayani Tuhan?  Yang lebih mengkuatirkan lagi adalah, apakah kita bahkan mulai merasa malas dan jenuh dalam menjalani seluruh kehidupan kita?

PEMAHAMAN

Hal Kerajaan Sorga seumpama seorang Tuan yang punya 3 hamba.

Perhatikanlah masing-masing karakter yang ditonjolkan sebagai perbedaan antara hamba pertama, hamba kedua, dan hamba ketiga!

Dalam perumpamaan ini Yesus mengangkat situasi yang umum terjadi pada masa itu. Uang yang dipergunakan sebagai modal di sini disebut sebagai talenta. Pada umumnya 1 talenta disetarakan dengan 6.000 dinar, sedangkan 1 dinar adalah upah kerja buruh harian pada masa itu. Jadi satu talenta adalah sejumlah uang yang lumayan besar nilainya.

Hamba I : melakukan tugas dengan segera, tidak menunda dan bertanggung jawab. Ia mengembangkan yang dipercayakan padanya.

Hamba II : seperti hamba yang pertama, dalam kapasitas yang lebih kecil tapi tetap setia dan semangat melakukan tugasnya sehingga talentanya juga berkembang.

Hamba III : malas, tidak bekerja untuk tuannya.

Bagi kita di masa kini talenta sering dibatasi pengertiannya hanya pada bakat atau potensi seseorang. Namun, perumpamaan di atas bukan hanya berbicara tentang bakat. Talenta dalam perumpamaan di atas juga mewakili semua hal yang Tuhan percayakan kepada kita: keluarga, pekerjaan, pelayanan, dan sebagainya. Bagaimana kita mengerjakan semua itu? Sangatlah penting merenungkan hal ini dengan sungguh-sungguh. Jangan pula terjebak dalam gaya hidup sekarang dengan berbagai kesibukan, kerja, kerja untuk diri sendiri, untuk keluarga,negara dll. Tetapi mereka tidak melakukannya untuk Tuhan.

REFLEKSI

Renungkan sejenak, apa kita mendapat banyak talenta (waktu,kepandaian, bakat, kekayaan dll) dan menggunakannya untuk kemuliaan Tuhan?Apakah kita mendapat sedikit talenta tapi kita gunakan semaksimal mungkin untuk Tuhan? Ataukah kita mendapat banyak/sedikit talenta tapi hanya kita gunakan untuk kebutuhan kita sendiri dan keluarga kita?

TEKAD

Tolong saya Tuhan mengingat dan menjalani hidup ini bukan tentang saya, tetapi semuanya adalah dari Tuhan dan untuk Tuhan.  Amin

TINDAKAN

Dalam kehidupan Anda, hal apa yang dapat disamakan dengan talenta dalam perumpamaan ini? Apakah Anda sudah mengelolanya dengan baik? Mulai hari ini saya lebih menghargai apapun talenta yang diberikan Tuhan kepada saya. Saya akan bersemangat mempergunakan dan mengembangkannya untuk kemuliaan Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*