suplemenGKI.com

Ibrani 10:19-25

MENIKMATI HUBUNGAN DENGAN ALLAH

PENGANTAR
Apa sesungguhnya tujuan Kristus membebaskan kita dari dosa dan dari perasaan bersalah? Tujuan utama dari karya pengorbanan Kristus adalah untuk memulihkan hubungan kita dengan Allah. Setelah bebas dari dosa dan perasaan bersalah kita tidak punya alasan lagi untuk takut berjumpa dengan Allah. Bahkan, kita dapat menikmati hubungan yang paling akrab dengan Allah.  Sangat disayangkan apabila kita tidak menggunakan kesempatan ini dengan baik.

Bacaan hari ini membekali kita dengan beberapa langkah praktis agar kita dapat menggunakan kesempatan tersebut dengan baik. Dengan demikian kita dapat sepenuhnya menikmati buah karya pengorbanan Kristus bagi kita.

PEMAHAMAN

Ay. 19-21   Hal apa saja yang mendasari keberanian kita masuk ke dalam “tempat kudus”?

Ay. 21-25   Berapa kali kata ajakan “marilah” digunakan di sini? Ajakan apa sajakah yang disampaikan kepada kita agar kita dapat sepenuhnya menikmati buah karya pengorbanan Kristus?

“Tempat kudus” yang di maksudkan di sini adalah salah satu ruangan di dalam Bait Allah yang biasanya disebut ruang maha kudus, di mana hanya seorang Imam Besar yang boleh masuk ke dalamnya. Di ruangan inilah ia berjumpa dengan Allah. Namun, oleh darah Kristus, kita semua boleh masuk ke ruangan ini. Artinya, kita semua mendapat kesempatan secara langsung berjumpa dengan Allah dan menikmati kehadiran-Nya di tengah umat-Nya. Ini dapat terjadi karena Kristus telah membuka jalan yang baru menuju ke ruang itu dan menjadi Imam Besar bagi umat-nya.

Selain memberikan dorongan secara moral, penulis Surat Ibrani juga memberikan beberapa nasihat praktis. Pertama, kita diajak untuk beribadah kepada Allah dengan tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh (ay. 22). Kedua, kita diajak untuk tetap teguh berpegang pada pengharapan kita. Dasar dari pengharapan ini adalah kesetiaan Allah sendiri. Ketiga, kita diajak untuk saling memperhatikan, saling mendorong dalam kasih, dan dalam pekerjaan baik. Ini berarti bahwa hubungan yang akrab dengan Allah seharusnya juga dinikmati secara bersama-sama (dalam sebuah komunitas). Keempat, kita diajak untuk saling menasihati dan semakin giat melakukan ibadah kita.

Nasihat-nasihat tersebut tentu masih perlu diterapkan dalam kehidupan jemaat masa kini. Jika kita melakukannya maka jemaat kita akan merasakan hubungan yang akrab dengan Tuhan dan dengan sesama.

REFLEKSI
Sudahkah Anda menggunakan kesempatan untuk beribadah kepada Allah dengan baik? Sebagai sesama umat, sudahkah Anda saling mendorong dan saling menasihati agar semakin giat melakukan ibadah Anda?

TEKADKU
Tuhan, aku mau lebih setia beribadah agar aku dapat lebih mengenal Engkau yang setia dan aku dapat menikmati hubungan yang lebih akrab dengan Engkau dan dengan sesamaku.

TINDAKANKU
Aku akan berdoa untuk pelaksanaan ibadah hari Minggu besok agar setiap orang yang bertugas dapat mempersiapkan diri dengan baik dan setiap orang yang hadir dapat menikmati hubungan yang akrab dengan Allah.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*