suplemenGKI.com

Sabtu, 14 Maret 2020

13/03/2020

SENGSARA BERUJUNG HARAPAN

Roma 5:1-11

 

Pengantar
Banyak pengendara di Jakarta memilih untuk menerobos jalur busway untuk melepaskan diri dari kemacetan lalu lintas. Di ujung jalan, polisi lalu lintas sudah siap menilang para pelanggar lalu lintas yang menerobos jalur tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari, Tuhan juga sudah menyediakan jalur keselamatan bagi kita. Sayangnya, kita secara tidak sadar malah masuk ke dalam jalur lain yang menurut kita lebih enak dan nyaman. Hari ini kita disadarkan melalui surat Paulus kepada jemaat di Roma agar kita hidup penuh damai sejahtera karena kita berada pada jalan kebenaran dalam Yesus Kristus.

Pemahaman

  • Ayat 1-2   : Kesengsaraan apa yang dihadapi oleh orang-orang percaya di Roma?
  • Ayat 3-11 : Bagaimana Paulus memberi nasehat agar mereka bertahan dalam kesengsaraan?

Jemaat di Roma menginginkan hidup yang penuh dengan damai sejahtera. Sayangnya, kondisi kehidupan mereka penuh dengan tekanan. Sebagai orang percaya, mereka ditekan dengan kondisi peraturan pemerintah yang harus menyembah kepada para dewa dan juga kekaisaran. Jemaat di Roma merasa sengsara karena aturan tersebut. Kehidupan di tengah kondisi tersebut menjadi semakin sulit ketika jemaat di Roma merasakan penderitaan tanpa menyadari bahwa ada jalan keselamatan yang tengah dipersiapkan oleh Tuhan bagi mereka semua. Untuk itulah, Paulus menegaskan kepada mereka supaya mereka menjadi orang-orang yang hidup dalam damai sejahtera. Mereka adalah orang yang dibenarkan karena iman, karena mereka tetap memegang teguh kepercayaan mereka kepada Yesus Kristus sekalipun ada dalam penderitaan. Paulus mengutarakan kepada jemaat di Roma, yaitu kesengsaraan akan membuat seseorang menjadi lebih tekun dalam iman. Ketekunan itu menghasilkan daya tahan yang berguna untuk menghadapi kondisi kehidupan, serta menghadirkan pengharapan.

Kita dapat melihat alur pengharapan dalam kesengsaraan yang mereka hadapi. Kekuatan paling utama adalah hidup dalam damai sejahtera karena iman percaya kepada Yesus Kristus. Dengan demikian, kesengsaraan akan membawa seseorang untuk menghayati hidupnya yang penuh dengan ketekunan karena tidak berusaha mencari jalan lain di luar iman percaya kepada Yesus Kristus. Ketekunan itu menghasilkan tahan uji, sehingga iman pun semakin kuat menghadapi berbagai persoalan. Ketahanan uji itu menghasilkan pengharapan. Dengan bertahan dalam berbagai ujian, maka seseorang akan mampu melihat harapan-harapan besar datang di depannya;  kehidupan yang penuh dengan sukacita bersama dalam Tuhan.

Paulus menekankan tentang kisah Yesus Kristus yang lebih dahulu mengalami penderitaan. Jadi, orang-orang percaya diajak oleh Paulus untuk semakin kuat dalam penderitaan mereka. Mereka tidak mengambil jalan lain di luar kasih Kristus karena kita sudah diselamatkan oleh-Nya. Paulus menunjukkan bahwa Yesus sendiri telah mengalami kesengsaraan yang begitu rupa. Kesengsaraan itu tidak berakhir dengan kesedihan, namun diganti menjadi sukacita yang besar. Di situlah Paulus menggambarkan proses kesengsaraan Yesus yang juga dijalani dengan tekun, bertahan, hingga mampu menghasilkan harapan. Jika pesan ini dipahami dalam terang iman, maka hasil dari kesengsaraan itu adalah hubungan yang semakin dekat pada Kristus.

 

Refleksi
Apakah Saudara pernah mengalami permasalahan, yang membuat hidup Saudara menjadi sengsara? Apakah Saudara  tetap teguh dalam kesengsaraan? Yakinkah Saudara bahwa kesengsaraan akan membuahkan pengharapan? Ketika hati sedih, kecewa, patah, dan tersakiti, apakah Saudara  membawa kesengsaraan dalam doa kepada Tuhan agar Dia menolong Saudara untuk dapat merasakan damai sejahtera?

Tekadku
Tuhan, ajarkan aku tetap kuat dalam berbagai kesengsaraan hidup melalui kekuatan yang Engkau berikan sehingga aku merasakan damai sejahtera dari-Mu.

Tindakanku
Di masa Pra Paskah ini aku akan terus belajar menjadi murid Kristus yang setia mengikut Dia juga di jalan sengsara. Aku akan semakin mendekat kepada Tuhan agar dapat menanggung kesengsaraan dengan ketekunan dalam iman dan pengharapan. Aku percaya Tuhan memberiku damai sejahtera.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«