suplemenGKI.com

1 Raja-raja 2:1-12

REGENERASI

 

PENGANTAR
Melakukan regenerasi tidaklah mudah. Tidak semua pemimpin dapat melakukannya dengan baik. Melakukan regenerasi bukan hanya menunjuk seseorang untuk menggantikan kedudukannya. Seorang pemimpin yang baik harus mempersiapkan calon penggantinya dan menyediakan dirinya untuk mendampinginya selama masa transisi. Melakukan regenerasi bukan hanya mewariskan jabatan, melainkan juga mewariskan nilai-nilai yang luhur sehingga sang penerus sanggup mengemban jabatannya dengan baik. Melalui bacaan hari ini kita akan belajar bagaimana Daud melakukan regenerasi, mempercayakan takhta kerajaannya kepada Salomo, anaknya.

PEMAHAMAN

  • Ay. 1-4.     Apa pesan Daud kepada Salomo, anaknya? Mengapa hal itu ditempatkan sebagai pesan yang pertama?
  • Ay. 5-9.     Apa yang harus dilakukan Salomo terhadap Yoab, anak-anak Barzilai, dan Simei? Apa yang hendak Daud ajarkan kepada Salomo?
    • Ay. 10-12. Apa saja keberhasilan Daud yang disebutkan di sini? Menurut Anda, keberhasilan manakah yang paling penting?

Bagian pertama dari pesan Daud kepada putranya berisi hal yang paling penting, yaitu hubungan Salomo dengan Allah. Daud tahu bahwa dia akan segera mati sehingga dia membuat rencana yang termasuk menasihati Salomo, pewaris takhtanya. Daud menasihati Salomo agar setia berpegang pada firman Tuhan. Untuk itu, Salomo harus berani membela yang benar dan melawan yang salah. Ketaatan Salomo kepada firman Tuhan akan menjamin terpenuhinya janji Tuhan kepada Daud, yaitu bahwa keturunan Daud akan selamanya menduduki takhta Israel (2 Sam. 7:12-16).

Agar takhta kerajaannya kokoh, Salomo juga harus bersikap adil dan bijaksana terhadap orang-orang di sekitarnya. Salomo harus bersikap tegas terhadap Yoab yang telah bertindak licik dan kejam terhadap dua panglima Israel, Abner dan Amasa (ay. 5-6). Meskipun Yoab telah banyak berjasa kepada Daud, keadilan harus tetap ditegakkan dan Salomo harus menghukum Yoab. Di sisi lain, Daud meminta Salomo bermurah hati terhadap anak-anak Barzilai, orang Gilead (ay. 7). Barzilai telah menyediakan makanan bagi Daud dan anak buahnya ketika mereka melarikan diri dari Absalom (2 Sam. 19:31-39). Daud juga meminta agar Salomo menghukum Simei, orang Benyamin (ay. 8-9). Simei tidak hanya mengutuk Daud tetapi, melainkan juga mengancam nyawa Daud (2 Sam. 16:11).

Ayat 10-12 berisi catatan keberhasilan Daud. Di akhir hidupnya, Daud mendapat perhentian bersama nenek moyangnya dan dikuburkan di Yerusalem, kota Daud. Daud memerintah selama 40 tahun atas Israel (1011-971 SM). Daud adalah seorang yang raja yang sukses dalam banyak hal. Namun kesuksesan Daud yang terpenting adalah mendudukkan Salomo di takhtanya.

REFLEKSI
Salah satu tugas penting seorang pemimpin adalah melakukan regenerasi. Apakah Anda sudah melakukannya? Di dalam keluarga Anda? Dan, di gereja Anda?

TEKADKU
Tuhan, mampukanlah aku mengajak dan membimbing orang-orang yang lebih muda agar mereka lebih siap untuk terlibat dalam pelayanan kepemimpinan.

TINDAKANKU
Dalam seminggu ini, aku akan mendoakan dan mengajak seseorang untuk terlibat dalam pelayanan yang sedang aku kerjakan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«