suplemenGKI.com

Sabtu, 13 Juli 2019

12/07/2019

BICARA BENAR DAN BERTINDAK BENAR

Lukas 10:25-28

 

Pengantar
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menjumpai orang-orang yang suka menyampaikan komentar dan kritik terhadap apa saja yang menurut pandangan mereka tidak benar. Pada umumnya berbagai komentar dan kritik terhadap sesuatu yang disampaikan adalah benar dan tidak keliru. Menyampaikan sesuatu yang benar tidaklah keliru. Namun berbicara benar tanpa diimbangi dengan bertindak yang benar juga menjadi sesuatu yang kurang tepat. Seperti yang diperlihatkan dalam percakapan Yesus dengan salah seorang ahli Taurat. 

Pemahaman

  • Ayat 25                  : Apakah yang ditanyakan oleh seorang ahli Taurat kepada Yesus?
  • Ayat 26-28            : Bagaimanakah tanggapan Yesus atas pertanyaan ahli Taurat itu?

Salah seorang ahli Taurat menyampaikan sebuah pertanyaan kepada Yesus. Pertanyaan itu mengenai hidup kekal (ayat 25). Pertanyaan yang sangat mendasar dan juga penting. Terlepas dari apapun kepentingan ahli Taurat itu, pertanyaannya mendapat tanggapan dari Yesus. Tanggapan itu bukanlah berupa kecaman dan teguran tetapi sebuah pertanyaan yang mengarahkan ahli Taurat untuk berefleksi. Yesus bertanya kepada ahli Taurat itu perihal isi dari hukum Taurat (ayat 26).

Yesus sepenuhnya tahu dan menyadari bahwa seorang ahli Taurat pastilah mengetahui isi dari hukum Taurat (ayat 27). Namun bukan itu yang menjadi persoalan. Persoalannya apakah pengetahuan tentang hukum Taurat telah memberikan inspirasi dan motivasi untuk ahli Taurat itu bertindak seturut dengan kehendak TUHAN? Oleh karena bicara benar tidak kemudian otomatis membuat seseorang bertindak benar. Tidak sedikt yang selalu bicara benar, namun tidak mampu menyeimbangkannya dengan bertindak benar.

Yesus mengajarkan hal penting lewat percakapan-Nya dengan ahli Taurat. Selalu bicara benar dan bertindak benar. Yesus menghendaki setiap orang yang telah mengetahui kebenaran hidup dalam kebenaran. Sebab merupakan hal yang bertentangan apabila seseorang hanya bisa bicara benar tetapi tidak benar dalam setiap tindakannya.

Refleksi
Renungkanlah: Allah menghendaki umat hidup dalam keseimbangan. Berkata-kata sesuai dengan firman Allah dan melakukan firmanNYA. Kedua hal itu kait mengkait dan tidak bisa hanya salah satu saja yang dikerjakan. Orang yang hidup dan menghidupi Firman Tuhan adalah mereka yang bukan hanya berkata-kata tetapi juga yang mengerjakan firman-NYA.

Tekadku
Ya Tuhan, mampukan saya bukan hanya bisa berkata-kata dan menyampaikan kebenaran. Namun ajarkan saya juga melakukan kebenaran dalam kehidupan sehari-hari.

Tindakanku
Mulai hari ini saya akan tekun untuk belajar tentang firman TUHAN dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«