suplemenGKI.com

I Korintus 6:19-20

MEMPERSEMBAHKAN TUBUH BAGI KEMULIAAN ALLAH

 

Pengantar
Sering terjadi polemik ketika seorang anggota jemaat ketahuan tengah merokok, ditegur dan diingatkan bahwa tubuh adalah bait Roh Kudus. Anggota jemaat yang ketahuan merokok tidak mau kalah dengan mengatakan bahwa minuman dan makanan juga banyak yang beracun. Apakah itu tidak merusak tubuh yang adalah bait Roh Kudus?

Ketimbang berpolemik, bacaan hari ini akan membahas hal tersebut. Paling  tidak kita akan mencari tahu apa yang Paulus hendak sampaikan dalam suratnya kepada jemaat Kristen di Korintus tersebut.

Pemahaman

Ayat 19                 Apa maksud Paulus tubuh adalah Bait Roh Kudus?

Ayat 20                 Apa yang seharusnya dilakukan oleh orang-orang yang telah diselamatkan atas tubuhnya?

Kehidupan sebagian anggota jemaat di Korintus telah dicemari oleh berbagai perbuatan negatif. Mereka terjebak dalam kesesatan dengan melakukan ritual seks bebas. Hal ini mendorong Paulus untuk mengingatkan anggota jemaat di Korintus bahwa jika memang kehidupan jemaat dipenuhi oleh Roh Kudus, maka sudah seharusnya hal itu tercermin dalam sikap hidup. Jemaat telah ditebus dan diselamatkan sehingga hidup mereka bukan untuk mengikuti hawa nafsu yang menyesatkan tetapi untuk Kristus.

Bagi Paulus tubuh adalah Bait Roh Kudus atau tempat bersemayamnya Roh Kudus (ayat 19). Sehingga kekudusan tubuh harus dengan sungguh-sungguh diperhatikan. Tubuh memang tidak bersifat kekal. Tetapi Allah menciptakan tubuh manusia untuk melakukan hal-hal baik dan bukan hal-hal negatif. Bagi Paulus tubuh harus dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya. Tubuh diciptakan bukan untuk menuruti keinginan yang merusak. Tubuh seharusnya dipersembahkan untuk kemuliaan nama Allah (ayat 20)

Jika tubuh rusak apakah manusia masih bisa mewujudkan hal-hal baik bagi Allah? Jika tubuh menjadi cemar apakah tubuh layak dipersembahkan bagi kemuliaan nama Allah? Seluruh pertanyaan itu perlu dijawab dalam diri kita masing-masing sebagai umat Allah. Semua hal yang bersifat merusak dan mencemari tubuh tentu harus dijauhi.

Refleksi
Sudahkah aku menjaga kekudusan tubuhku? Sudahkah aku menjaga tubuhku dari hal-hal yang cemar dan merusak? Menjaga kekudusan tubuh berarti menjauhkan diri dari hal-hal yang merusak dan mencemarkan tubuh.

Tekadku
Ya Allah, mampukan aku hidup kudus dihadapanMU. Mampukan aku menjaga tubuh yang telah Engkau anugerahkan dari perbuatan dan tindakan cemar dan tidak layak dihadapan-Mu

Tindakanku
Tekun dalam bersaat teduh. Menjauhkan diri dari pergaulan negatif.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«