suplemenGKI.com

Sabtu, 12 Mei 2018

11/05/2018

Yohanes 17:6-8

 

“Pembawa Berita Allah”

 

Pengantar
Di zaman dulu untuk menyampaikan suatu berita kepada orang yang jauh, kita akan mengirimkan berita melalui surat. Zaman sekarang kita sudah diberikan kemudahan melalui teknologi. Memang selalu dibutuhkan media jika kita ingin menyampaikan suatu pesan. Allah mengutus Yesus untuk mengabarkan kepada manusia mengenai Allah dan rencana-Nya bagi hidup manusia. 

Pemahaman

Ayat 6-9          : Apa misi yang Bapa berikan kepada Tuhan Yesus? Apa hasilnya ketika Yesus melakukan apa yang Bapa perintahkan?

Lahir, hidup, dan melakukan pelayanan di bumi tidak dilakukan Tuhan Yesus tanpa maksud dan tujuan. Selain karya penyelamatan di atas kayu salib, ternyata Ia membawa berita surgawi yang dititipkan Bapa untuk disampaikan kepada manusia. Jika dilihat kembali dalam kehidupan-Nya, Yesus seringkali menyuruh orang diam jika status Anak Allah-Nya diungkapkan (Mat. 9:30; Mrk 8:30). Ia tahu bahwa misi yang Ia bawa ialah agar orang dapat mengenal Bapa. Yesus berkata bahwa siapa yang melihat Yesus akan melihat Bapa (Yoh. 1:18; 12:45; 14:8-11). Hidup-Nya mencerminkan sifat, gambaran, dan kuasa Allah Bapa. Kesaksian itu disampaikan-Nya kepada para murid. Hingga para murid sungguh-sungguh tahu dan percaya bahwa Tuhan Yesus diutus oleh Bapa di surga (ay. 7, 8b). Yesus membawa misi yaitu agar kita sebagai manusia dapat mengenal hati Bapa yang penuh kasih kepada manusia. Dan sekarang misi ini menjadi tongkat estafet yang diwariskan kepada kita sebagai orang percaya. Kita harus berusaha memperkenalkan kepada banyak orang bagaimana hati Bapa yang mengasihi semua manusia, dan menawarkan hidup kekal bagi yang mau percaya kepada-Nya. Maka hidupilah hidup yang mencerminkan Tuhan di dalamnya. Sehingga ketika orang melihat hidup kita, mereka melihat ada Allah Mahakasih yang bertahta atas hidup kita. 

Refleksi
Renungkanlah: apa hidupku selama ini telah mencerminkan Allah dalam setiap perkataan dan perbuatan? Apa orang lain dapat makin mengenal Allah ketika mereka melihat aku? 

Tekadku
Tuhan, tolonglah agar hidupku dapat mencerminkan kehadiran-Mu. Aku mau bersaksi tentang kasih Bapa melalui hidupku. Aku rindu banyak orang mengenal Bapa melalui aku. 

Tindakanku
Hari ini aku belajar, sebelum berkata atau bertindak aku akan berpikir terlebih dahulu, apakah yang kulakukan membuat orang lain melihat kasih Bapa di dalamku atau justru tidak.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«