suplemenGKI.com

Sabtu, 11 Maret 2017

10/03/2017

Gagal Paham

Yohanes 3: 3-12

 

Pengantar

Gagal paham disingkat Gaham dalam bahasa gaul. Walaupun belum menjadi sebuah kosakata baru dalam Bahasa Indonesia namun banyak bahasan menggunakan kosakata ini. Bisa dikatakan gagal paham menjadi trending topik di media sosial atau media cetak akhir-akhir ini. Biasanya digunakan sebagai indikasi ketidakpahaman kita pada topik pembahasan atau pembicaraan lawan kita. Dalam bacaan hari ini, kita juga akan melihat Nikodemus yang gagal paham.

Pemahaman

  • Ayat 3        :   Mengapa YESUS mengajar Nikodemus tentang kelahiran kembali?
  • Ayat 4-7     :  Apakah Nikodemus memahami pengajaran tentang kelahiran kembali?
  • Ayat 8-12 : Apakah arti ilustrasi angin yang diberikan oleh YESUS dan apakah Nikodemus semakin memahami pengajaran YESUS dengan bantuan ilustrasi itu? Mengapa?

Nikodemus datang kepada YESUS dengan pernyataan pengenalan yang tampak pasti. Sekilas sepertinya Nikodemus sangat mengenal YESUS (ayat 2). Maka YESUS menanggapi Nikodemus yang menjumpainya dengan pengajaran tentang kelahiran kembali. Siapa yang bisa masuk Kerajaan ALLAH? Bukan orang yang mengandalkan amal dan ketaatan seperti pengajaran Yudaisme tapi mereka yang mau dilahirkan kembali. Inilah sebuah pengajaran yang membongkar pemahaman hidup beriman orang-orang Yahudi. Tak heran kalau Nikodemus gagal paham. Dia memahami pengajaran  kelahiran kembali secara hurufiah saja sedangkan YESUS sedang mengajarkan pengajaran iman yang memerlukan kepekaan batin untuk mencernanya.

Yang dimaksud YESUS dengan kelahiran kembali adalah dilahirkan baru secara rohani tapi Nikodemus  menangkapnya sebagai dilahirkan kedua kali secara fisik/bilogis. Dilahirkan  kembali berarti dilahirkan baru, kehidupan yang diperbarui bahkan mengalami perubahan radikal. Hal ini dapat terjadi karena proses dari atas. Kata “kembali”, dari kata Yunani “ek” yang berarti dari atas. Jadi yang YESUS maksudkan adalah proses kelahiran baru yang berasal dari atas, dari ALLAH sendiri; dilahirkan kembali dari air dan Roh, bukan dari daging.

Kelahiran kembali bukan prestasi manusia tapi karya Roh Kudus. Seperti tiupan angin yang bisa dirasakan, tetapi tidak dapat dilihat oleh mata atau dimengerti oleh pikiran manusia, demikian juga pekerjaan Roh Kudus itu. Walaupun pekerjaan-Nya tidak terlihat karena terjadinya di pusat kehidupan seseorang, namun dampak perubahan secara total pada hidup orang itu dapat terlihat (ayat 8).

Dengan bantuan ilustrasi itu pun, Nikodemus masih belum paham apa yang YESUS maksudkan. Dia yang semula merasa pasti paham tentang YESUS ternyata gagal paham. Tampaknya dia masih harus belajar untuk mengenal siapa YESUS yang sesungguhnya.

Sesungguhnya pengenalan akan YESUS merupakan proses yang dimulai dari kesediaan untuk terbuka terhadap karya ALLAH bukan dimulai dari pernyataan kepastian “saya tahu” ( padahal saya tidak tahu).  Kita akan gagal paham bila merasa sudah tahu sebab ada banyak pengajaran iman yang sulit dipahami pikiran kita. Sebaliknya  bila kita membuka diri terhadap karya ALLAH yang mengatasi pikiran manusia maka kita akan dimampukan untuk memahami misteri iman.

Refleksi
Tataplah gambar YESUS. Dalam keheningan rasakanlah apakah Anda sudah mengenal YESUS? Pernahkah Anda gagal paham terhadap pengajaran dan kehendak TUHAN ? Pernahkah Anda buru-buru merasa telah memahami maksud pengajaran iman padahal ada hal baru yang belum Anda pahami?

Tekadku
Ya TUHAN, mampukanlah aku untuk tidak bersikap sok tahu tapi selalu terbuka terhadap karya dan pengajaran-Mu agar aku semakin mengenal-Mu dengan benar

Tindakanku
Aku mau merendahkan hati untuk terus belajar memahami Firman TUHAN serta membuka diri untuk mau disapa oleh Firman TUHAN walaupun telah berulang kali mendengar pengajaran yang sama.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«