suplemenGKI.com

Sabtu, 11 April 2020

10/04/2020

BERITA INJIL BAGI SEMUA BANGSA

Kisah Para Rasul 10:34-43

 

Pengantar
Kisah Para Rasul 10:34-43 adalah paruh kedua dari kisah perjumpaan Petrus dengan Kornelius yang telah dikisahkan sejak ayat 1. Kornelius adalah seorang perwira yang saleh dari barisan pasukan yang disebut sebagai Pasukan Italia. Perwira ( Yun.hekatontarche) berarti, pemimpin (arche) pasukan yang beranggotakan 100 (hekaton) tentara Roma. Ia turut memberi banyak sedekah kepada umat Yahudi. Model kepemimpinan Kornelius yang kuat nampak terpancar dari kepatuhan orang-orang yang selalu bersama dengan dia (ayat 7). Suatu ketika ia mengalami penglihatan dan mengirim utusannya untuk menemui Petrus dan membawanya ke Kaisarea, hingga pada akhirnya Petrus berjumpa dengan Kornelius. Kornelius beserta sanak saudara dan sahabatnya mendengarkan berita Injil yang disampaikan oleh Petrus.

Pemahaman

  • Ayat 34-35    : Apa yang Petrus dapatkan melalui perjumpaannya dengan Kornelius?
  • Ayat 37-43    : Apa sajakah yang disampaikan oleh Petrus tentang Yesus kepada Kornelius dan seluruh sanak saudaranya?

Petrus dan Kornelius berbeda latar belakang kehidupannya. Kornelius berasal dari golongan non-Yahudi. Sedangkan Petrus adalah seorang yang juga sangat menjunjung tinggi identitasnya sebagai orang Yahudi. Orang Yahudi ini menganggap orang noh-Yahudi adalah bangsa kafir, najis. Oleh karena itu orang Yahudi sangat menjunjung tinggi Hukum Taurat. Ketika terjadi perbedaan yang sangat mencolok di antara orang Yahudi dan Non-Yahudi inilah, Petrus dibukakan pemahaman imannya oleh Tuhan. Melalui pengalaman perjumpaannya dengan Kornelius, Petrus belajar membangun dasar iman yang baru bahwa melalui Tuhan Yesus Kristus, Allah menghendaki: (1.) setiap orang percaya tidak membeda-bedakan orang (ayat 34) sehingga tidak sepatutnya para murid Kristus menyebut orang najis atau tidak tahir, (2.) setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan mengamalkan kebenaran maka berkenan kepadaNya (ayat 35), (3.) setiap orang yang percaya kepada Kristus beroleh pengampunan dosa dan diselamatkan.

Ketika Petrus menyadari akan hal itu, maka ia pun dengan penuh keyakinan dan keberanian memberitakan tentang Yesus pada Kornelius dan seluruh keluarganya. Petrus menceritakan kehidupan Yesus tentang, hal-hal yang diperbuat oleh Yesus selama Ia berada di dunia, penderitaan dan kematian-Nya, kebangkitan-Nya, dan anugerah pengampunan dari-Nya bagi siapa saja yang percaya kepada-Nya (ayat 37-43). Pemberitaan Petrus tentang Yesus pun berbuah manis. Kornelius dan orang-orang yang mendengar berita Injil, menjadi percaya dan dibaptis dalam nama Yesus Kristus.

Refleksi
Kita diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk berada di negara yang memiliki terdiri dari berbagai macam suku, ras, agama, dan kebudayaan. Semua perbedaan itu sesungguhnya tak menghalangi kita untuk bersatu dan membagikan karya kasih Tuhan kepada orang lain. Renungkanlah: Siapkah kita dipakai oleh-Nya untuk membagikan cerita kasih dan kebaikan Tuhan kepada orang-orang di sekitar kita?

Tekadku
Tuhan, ampuni bila selama ini aku lebih banyak mementingkan diri sendiri dan kurang meresponi akan kehadiranku yang seharusnya menjadi terang bagi sekelilingku. Ajarku untuk membuka hati agar dapat membagikan karya kasih-Mu pada sekelilingku.

Tindakanku
Hari ini aku akan belajar bersaksi atau menceritakan kebaikan Tuhan pada salah seorang anggota keluargaku yang belum mengenal Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«