suplemenGKI.com

1 RAJA-RAJA 17: 1-16

“KETAATAN UNTUK MEMBERI DARI KEKURANGAN YANG MENDATANGKAN BERKAT”                                                                                                            

   

Kita sering membaca atau mendengar berita tentang para selebriti atau orang-orang kaya lainnya menyantuni orang-orang miskin, korban bencana alam, anak-anak yatim piatu, dll. Apa yang mereka lakukan itu mengundang decak kagum banyak orang, termasuk kita. Tetapi kalau kita pikir-pikir sebenarnya perbuatan mereka itu tidaklah terlalu istimewa, sebab mereka memang memiliki harta yang melimpah yang jauh lebih besar dari nilai yang mereka berikan itu. Seandainya mereka hidup dalam keterbatasan, apakah masih ada hati untuk memberi? Apakah yang Tuhan ajarkan dalam hal memberi?                                                                                                                                    

PERTANYAAN PENUNTUN                                                                                          

  1. Ayat 7-9: Mengapakah Elia pergi ke Sarfat? Bagaimanakah Tuhan akan memberi makan Elia?
  2. Ayat 10: Siapakah yang ditemui Elia di pintu gerbang Sarfat? Apa yang diserukan Elia padanya?
  3. Ayat 11-15a: Bagaimanakah respon si janda Sarfat terhadap permintaan Elia? Apakah keadaan sulit yang dihadapi perempuan itu?
  4. Ayat 15b-16: Apakah upah dari ketaatan janda Sarfat untuk berbagi dengan orang lain dalam keadaannya yang kekurangan?

RENUNGAN

Bangsa Israel melakukan apa yang jahat di mata Tuhan dan menimbulkan sakit hati Tuhan pada pemerintahan raja Ahab dengan berpaling kepada Baal dan menyembah sujud kepadanya. Kejahatan mereka mencapai puncaknya dengan membangun kembali tembok Yerikho yang telah dirobohkan Tuhan pada jaman Yoshua.  Melalui Elia, Tuhan mendatangkan bencana kepada bangsa itu dengan cara tidak menurunkan hujan dalam waktu yang lama (tiga setengah tahun) dan menyebabkan bencana kelaparan yang hebat yang dialami juga oleh bangsa-bangsa di sekitarnya.  Karena itu Ahab sangat membencinya dan berniat membunuhnya.  Tuhan menyelamatkan Elia dengan menyuruhnya pergi ke tepi sungai Kerit dan kemudian ke Sarfat.  Tuhan telah memerintahkan seorang janda di Sarfat untuk memberi makan Elia. Namun ternyata, ketika Elia meminta makan kepada janda tersebut, dengan nada menghiba, janda itu menjelaskan bahwa dia dan anaknya terancam kematian akibat kelaparan karena saat itu dia tidak memiliki makanan kecuali segenggam tepung dan sedikit minyak dalam buli-buli. Namun setelah diyakinkan oleh Elia, janda itu langsung pergi dan membuatkan sepotong roti kecil bagi Elia terlebih dahulu baru kemudian untuk dirinya dan anaknya. Dan ternyata, seperti yang dijanjikan Tuhan, tepung segenggam dan minyak yang tinggal sedikit dalam buli-buli janda tersebut tidak berkurang, meski sudah diberikan ke Elia. Bahkan bisa mencukupi kebutuhan mereka selama masa kekeringan. Demikianlah Tuhan menyatakan kasih setia dan pemeliharaanNya kepada janda Sarfat yang mau taat kepada Tuhan yaitu untuk memberi dari kekurangannya.

Bagaimanakah dengan Saudara? Apakah Saudara mau memberi dari kekurangan Saudara? Sementara paradigma dan prinsip orang pada umumnya adalah kita akan memberi apabila kebutuhan untuk diri sendiri sudah tercukupi. Bahkan ada orang berpikir untuk memberi jika keadaannya sudah lebih dari cukup atau berkelimpahan.Tetapi Alkitab mengajarkan kepada kita bahwa lebih diberkati orang yang mau berbagi dari kekurangannya.  Jadi marilah kita tidak menjadikan keberadaan kita yang berkekurangan sebagai alasan untuk tidak memberi. Sebab Tuhan sangat menghargai sebuah pemberian yang lahir dari hati yang mau tetap taat dan percaya dalam masa-masa yang sulit.

 

Memberi dari kekurangan akan membawa kita mengalami keajaiban kasih pemeliharaan Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«