suplemenGKI.com

Sabtu, 10 April 2021

09/04/2021

Dari Ragu Menjadi Percaya

Markus 16:1-8

 

Pengantar
                Dalam kehidupan kita, pasti pernah merasakan keadaan atau situasi yang ragu-ragu, mulai dari hal yang sederhana sampai hal yang rumit. Misalnya kita mau pakai pakaian apa hari ini?, mau makan apa hari ini? Atau menentukan mau kerja apa? Atau menentukan teman hidup atau pasangan hidup? Ada orang yang dapat menyelesaikan keragu-raguannya dengan baik, ada yang tidak bisa menyelesaikannya sehingga menjadi persoalan seumur hidupnya. Bagaimana dengan perempuan-perempuan yang datang ke kubur Yesus pada waktu itu?

Pemahaman
Ay 1, Apa yang ingin dilakukan perempuan-perempuan terhadap tubuh Yesus?
Ay 2-3, Apa pergumulan mereka waktu ke kubur Yesus?
Ay 4-5, Apa yang terjadi di kubur Yesus pada waktu itu?
Ay 6-7, Apa yang dikatakan dan diperintahkan malaikat itu kepada perempuan-perempuan?
Ay 8, Apa yang dilakukan oleh perempuan-perempuan setelah bertemu dengan malaikat tersebut?

Setelah kematian Yesus, beberapa perempuan ingin merempah-rempahi dan meminyaki tubuh Yesus, maka mereka minggu pertama pagi hari itu datang ke kubur Yesus. Namun dalam perjalanan mereka mengingat bahwa kubur Yesus di tutup dengan batu besar, dan siapa yang dapat membantu mereka untuk menggulingkan batu tersebut. Mereka ragu-ragu apakah niat untuk merempah-rempahi tubuh Yesus dapat dilakukan? Namun mereka tetap melanjutkan perjalanannya sampai ke kubur Yesus.

Setelah mereka tiba di kubur Yesus, mereka menjadi terkejut dengan tergulingnya batu besar yang menutupi kubur itu. Mereka langsung masuk ke dalam kubur itu dan melihat tubuh Yesus tidak ada di situ lagi, mereka terkejut dan bercampur bingung karena tidak tahu apa yang terjadi. Namun tiba-tiba seorang Malaikat berkata kepada mereka bahwa Yesus yang disalibkan itu tidak ada disini, karena Yesus sudah bangkit, dan Yesus akan menemui murid-murid-Nya di Galilea. Malaikat itu berpesan supaya mereka menyampaikan berita ini kepada para murid dan Petrus.

Perempuan-perempuan itu dengan perasaan bercampur aduk antara bingung, ragu-ragu, gentar dan percaya atas berita dari malaikat tersebut, sehingga mereka tidak berbicara hal ini kepada siapapun kecuali kepada Petrus dan para murid. Akhirnya Yesus memampakkan diri-NYa kepada para murid dan dengan perantaraan para murid Injil disebarkan keseluruh dunia.

Refleksi
Ambilah waktu beberapa saat dan renungkan: Pernahkah kita ragu-ragu akan iman percaya kita? Seberapa lama hal itu terjadi pada diri saudara? Bagaimana cara Tuhan memulihkan keraguan anda untuk tetap percaya?

Tekadku
Ya Tuhan sering kali kami mengandalkan kekuatan, akal budi, kepandaian, bahkan harta kami untuk menjalani hidup ini, kami ragu-ragu untuk berserah kepada-Mu ya Tuhan, ampunilah kami ya Tuhan, dan perbaharuilah hidup kami ya Kristus.

Tindakanku
Hari ini saya mau menjadi orang yang berserah kepada Tuhan, percaya pada pimpinan Tuhan dalam hidup saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«