suplemenGKI.com

Sabtu, 1 Juli 2017

30/06/2017

Mazmur 89:20-38

KESETIAAN TUHAN: APA DAMPAKNYA BAGI ANDA?

PENGANTAR
Melanjutkan pembahasan kita kemarin, melalui bacaan hari ini kita akan memusatkan perhatian kita pada kesetiaan Tuhan dalam kehidupan raja Daud. Sebagai satu bagian yang utuh, bacaan hari ini dapat dibagi menjadi tiga bagian:

  • KESETIAAN TUHAN terhadap Daud (ay. 20-26)
  • DAMPAKNYA dalam hubungan Daud dengan Tuhan (ay. 27-29)
  • KESETIAAN TUHAN terhadap keturunan Daud (ay. 30-38)

Dari susunan di atas kita dapat melihat bahwa kesetiaan Tuhan dinyatakan dalam dua cara: 1) terhadap Daud sendiri, dan 2) terhadap keturunannya. Selain itu, kita juga dapat melihat bahwa bagian yang terpenting terletak di tengah (ay. 27-29), yaitu dampaknya terhadap hubungan Daud dengan Tuhan. Kita akan melihat masing-masing bagian itu dengan lebih rinci.

PEMAHAMAN

  • Ay. 20-26. Dalam hal apakah Tuhan menunjukkan kesetiaan-Nya terhadap Daud? Tuliskan minimal tiga hal.
  • Ay. 30-38. Dalam hal apa sajakah Tuhan menunjukkan kesetiaan-Nya terhadap keturunan Daud? Tuliskan minimal tiga hal.
  • Ay. 27-29. Apa dampak kesetiaan Tuhan itu terhadap hubungan Daud dengan Tuhan?

Tuhan menunjukkan kesetiaan-Nya kepada Daud dalam beberapa hal. Pertama, Tuhan memilih dan mengangkat Daud menjadi raja (ay. 20). Kedua, Tuhan menyertai Daud dalam menjalankan pemerintahannya (ay. 21-22). Ketiga, Tuhan melindungi Daud dari para musuh-Nya (ay. 23-24). Keempat, Tuhan semakin memampukan Daud mengatasi tantangan dan kesulitan yang dihadapinya (ay. 25-26).

Tidak hanya kepada Daud sendiri, Tuhan juga menunjukkan kesetiaan-Nya kepada keturunannya. Pertama, Tuhan akan menjamin kelangsungan keturunan Daud sebagai pewaris tahta kerajaan (ay. 30). Kedua, Tuhan akan tetap setia terhadap perjanjian-Nya, meskipun anak cucu Daud melanggar Taurat-Nya (ay. 31-35). Ketiga, Tuhan akan menempatkan keturunan Daud sebagai saksi-Nya, untuk menyatakan kekudusan dan kesetiaan-Nya (ay. 36-38).

Kesetiaan Tuhan terhadap Daud berdampak nyata terhadap hubungan Daud dengan Tuhan. Daud memanggil Tuhan sebagai “Bapaku” (ay. 27). Ini berarti bahwa Daud mempunyai hubungan yang akrab dengan Tuhan. Tuhan sendiri mengangkat Daud sebagai anak sulung-Nya (ay. 28). Tuhan memberi kepercayaan yang besar kepada Daud untuk mengerjakan karya-Nya di muka bumi.

REFLEKSI
Apakah Tuhan juga menunjukkan kesetiaan-Nya kepada Anda dan keluarga Anda? Sejauh manakah hal itu berdampak terhadap hubungan Anda dengan Tuhan?

TEKADKU
Ya Tuhan, aku bersyukur karena Engkau mengangkat aku menjadi anak-Mu. Aku ingin menikmati hubungan yang akrab dengan-Mu.

TINDAKANKU
Untuk ibadah Minggu besok, aku akan datang 20 menit lebih awal dan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar aku dapat menikmati hubungan yang lebih akrab dengan Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«