suplemenGKI.com

TIDAK KOMPROMI

1 Tesalonika 2:1-8

 

Pengantar
Dalam beberapa wawancara di stasiun televisi, kita dapat memperhatikan keluhan para pekerja seni. Keluhan yang mereka sampaikan biasanya berkaitan dengan karya ideal yang mereka rindukan sering berlawanan dengan apa yang diinginkan oleh masyarakat. Hal itu menjadi dilema karena setiap karya yang mereka hasilkan juga menjadi sumber penghasilan, sehingga tidak jarang dari mereka mengalah pada permintaan masyarakat. 

Pemahaman
Ayat 1-6       : Apa yang dimaksud oleh Paulus melalui surat kepada jemaat di Tesalonika?
Ayat 7-8       : Bagaimana cara merawat iman agar selalu berfokus pada Tuhan?

Tesalonika adalah sebuah kota yang berada di bawah pemerintahan Romawi dan terkenal sebagai kota pelabuhan dan tempat perdagangan. Penduduk Tesalonika adalah orang-orang Yunani dan orang-orang Yahudi. Berdasarkan catatan perjalanan pelayanan Paulus dalam surat-suratnya, jemaat Tesalonika menghadapi tantangan dari masyarakat sekitar, yaitu mereka yang mempercayai dewa-dewa sebagai pegangan hidup dan juga orang-orang Yahudi yang memegang erat tradisi mereka masing-masing.

Dalam suratnya kepada jemaat di Tesalonika, Paulus menekankan pentingnya mengaplikasikan kasih dalam kehidupan setiap hari sebagai bentuk nyata merawat iman. Kondisi ini diperkuat dengan kenyataan bahwa jemaat di Tesalonika sulit bertumbuh karena himpitan eksternal, yaitu ajaran-ajaran agama lain yang menghimpit pertumbuhan orang-orang Kristen. Ayat 1-6 menunjukkan kepada kita bahwa Paulus sedang memberikan contoh konkret tentang apa yang menjadi fokusnya dalam pelayanan, yaitu melakukan segala sesuatunya untuk kemuliaan Kristus. Paulus bahkan menekankan tentang risiko dari apa yang dilakukannya dalam pelayanan, sebab tidak semua orang bisa menyukai apa yang sedang ia kerjakan. Hal itu relevan dengan apa yang sedang dihadapi oleh jemaat Tesalonika pada masa itu. Mereka terjebak pada situasi di mana semua orang menginginkan hal yang menyenangkan, tetapi mereka tidak selalu rindu untuk mengikut Kristus.

Sejak awal Paulus menguatkan jemaat di Tesalonika bahwa Allah yang memilih mereka (1Tes.1:4). Dengan kata lain, Allah turut bekerja di dalam kehidupan mereka melalui karya pelayanan Paulus, Silwanus, serta Timotius yang senantiasa merawat jemaat di Tesalonika dengan kasih. Paulus ingin memberi kekuatan kepada mereka agar mereka tabah dan siap menghadapi berbagai tantangan yang datang. Kekuatan yang diberikan oleh Paulus datang dari pengalaman pribadinya ketika ia berhadapan dengan berbagai kesulitan di dalam pelayanannya, termasuk juga ketika membangun jemaat di Tesalonika. Paulus memperkuat pesan kepada jemaat di Tesalonika agar semakin mampu untuk saling merawat iman di antara sesama mereka. Paulus menganalogikan perawatan iman itu seperti seorang ibu yang mengasuh dan merawati anaknya. Paulus mau menunjukkan satu sikap yang jelas kepada jemaat di Tesalonika, yaitu melakukan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh, agar karya kemuliaan Tuhan semakin nampak bagi jemaat di Tesalonika dan juga bagi sekitarnya. Paulus juga menekankan bahwa yang mereka lakukan adalah untuk Tuhan, dan bukan untuk menyenangkan manusia. Melalui jemaat di Tesalonika, kita belajar bahwa ketika kita melakukan segala sesuatu untuk Tuhan, maka hasilnya belum tentu membawa kesenangan untuk manusia. Namun, kesaksian pelayanan Paulus yang berat justru menjadi kekuatan bagi kita. Jika kita selalu menaruh perhatian pada Kristus, maka Ia memberikan kepada kita kekuatan lewat kasih-Nya yang besar agar kita mampu menghadapi setiap persoalan kehidupan kita.

Refleksi
Ada banyak peristiwa yang memperhadapkan kita pada dua pilihan, yaitu menyenangkan hati Tuhan atau menyenangkan hati manusia. Di satu sisi, kita ingin menyenangkan keduanya. Di sisi lain, ada kalanya kita tidak dapat teguh berpegang pada Tuhan. Hari ini, marilah kita mengambil waktu untuk merenungkannya: apakah selama ini kita mengalami kesulitan untuk dapat menyenangkan hati Tuhan lewat kehidupan kita?

Tekadku
Tuhan, berikan aku kekuatan agar dapat selalu menunjukkan kebenaran dalam kasih-Mu di hidupku sehari-hari.

Tindakanku
Aku akan menuliskan daftar kebenaran yang berdasar pada Firman Tuhan yang kulakukan hari ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«