suplemenGKI.com

Sabtu , 06 Juli 2013

05/07/2013

Lukas 10:1-12 ; 16-20

 

Di Utus untuk Pekerjaan Manusia

 

Pengantar:
Salah satu hal yang sangat menyenangkan waktu saya kecil adalah membantu orang tua saat musim panen tiba ,apalagi yang dipanen itu adalah tanaman kacang tanah, maka saya akan cabut sana-cabut sini mencari kacang yang isinya banyak dan besar-besar supaya nanti bisa dibakar, sekitar 1 minggu kami panen  dan saya memperhatikan wajah orang tua kami melakukan pekerjaan tersebut  dengan semangat dan sukacita. Walaupun hal itu sangat melelahkan.

Pada malam hari saya ikut tidur diladang menjaga hasil panen hari itu yang belum dibawa pulang, kami harus menjaganya karena waktu itu  di daerah kami banyak pencuri.ada rasa takut ketika harus tidur diladang yang gelap dan jauh dati rumah,jangan-jangan nanti ada orang jahat yang datang untuk mencuri hasil panen kami atau binatang buas ( ular ) yang datang.namun ketakutan itu hilang manakala disitu ada kakak saya yang lebih besar dan ada Bapak saya.

Pemahaman :

  1. Untuk apa Tuhan Yesus mengutus 70 orang murid?   [ayat 1-2]
  2. Bagaimana Tuhan Yesus menggambarkan, tugas bagi mereka yang diutus ?   [3]
  3. Bagaimana mereka ( 70 murid ) seharusnya menjalankan tugas mereka?   [ayat 4-12]

Perutusan para murid untuk mewartakan kehadiran kerajaan Allah didunia ini [ayat 9,11] adalah hal yang sangat penting dilakukan.apalagi dengan sebuah wawasan bahwa tuaian banyak tetapi pekerja sedikit,hal ini menggambarkan bahwa sifat dari pelayanan ini sangat penting dan harus dikerjakan. Namun tidak cukup orang yang terpanggil untuk melaksanakannya,hal lain yang tak kalah penting adalah meminta kepada Bapa yang punya Tuaian itu mengirimkan para pekerjaNya untuk menuai diladang Tuhan ini, bukankah ini merupakan pekerjaan yang harus dilaksanakan dengan penuh sukacita dan tanggung jawab?

Walaupun demikian harus dipahami bahwa pekerjaan menuai ( mewartakan Kerajaan Allah ) bukanlah soal yang mudah/gampang karena pekerjaan  menuai terkadang harus dibayar dengan harga yang mahal dan pengorbanan yang besar. Sehingga Tuhan Yesus menggambarkan bahwa para utusanNya seperi anak domba di tengah-tengah srigala, ini merupakan tugas yang berat dan tidak mudah,namun demikian tugas mewartakan kerajaan Allah tersebut harus dijalankan karena walaupun kita itu seumpama domba di tengah-tengah srigala namun Tuhan Yesus sang gembala Agung yang mengayomi kita itu bersama sama dengan kita ( menyertai kita ) oleh sebab itu manakala kita di utus menjadi pekerja kita harus menjalankan dengan penuh sukacita dan berani, siapa takut!

Refleksi :
Ambillah Waktu untuk merenungkan,tentang pekerjaan tuhan ,Tuaian memang banyak tetapi  pekerjanya sedikit siapakah yang bersedia di utus Tuhan? Apakah saudari bersedia di utus Tuhan?

Tekadku :
Tuhan,inilah aku ! utuslah aku dimana saya berada

Tindakanku :
Sesibuk apapun saya harus menyediakan waktu menjadi pelayan Tuhan / Melayani Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«