suplemenGKI.com

Mazmur 19:8-11

Dari mana kebahagiaan bisa kita peroleh? Jawaban orang bisa bermacam-macam. Dunia mengajarkan kita untuk menggantungkan kebahagiaan kepada harta kekayaan, status, jabatan dan sebagainya. Money can buy everything, demikian dunia mengajarkan kita. Tidak masalah dari mana dan bagaimana caranya, yang penting kita punya banyak uang, itu akan membuat kita berbahagia. Namun, apakah uang bisa membuat kita bahagia?Ada banyak orang yang bergelimang harta tetapi hidupnya jauh dari rasa bahagia. Sebaliknya ada banyak orang yang kita kenal, beberapa keluarga yang hidupnya pas-pasan tetapi mereka merupakan keluarga yang harmonis dan penuh dengan sukacita. “Uang tidak menjamin kebahagiaan, yang penting adalah terus berjalan bersama Tuhan, merasakan kehadiran-Nya setiap hari.”
Banyak pula orang yang menganggap bahwa kebahagiaan tergantung dari situasi yang kita hadapi. Jika ada masalah, itu artinya kita tidak bisa bahagia, ketika hidup nyaman, disanalah rasa bahagia itu ada. Memang tidak satupun dari kita yang suka berada di kelilingi masalah, tetapi situasi pun bukan merupakan sumber kebahagiaan. “Masalah boleh datang, tetapi bagaimana dan dengan siapa kita menghadapinya akan membuat perbedaan besar atas sikap kita.”
Lalu, dari manakah kita mendapatkan kebahagiaan? Dari manakah sumber kebahagiaan itu?
Dari Yesus sendiri kita sebenarnya sudah mendapatkan kunci untuk memperoleh kebahagiaan yang sejati. Tuhan Yesus berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.” (Lukas 1:28). Didalam kitab Mazmur 19, menyatakan kepada kita bahwa Firman Tuhan itu menyegarkan tubuh, menyukakan hati. Peraturan dan titah Tuhan yang adalah Firman Tuhan itu memberi hikmat kepada orang yang tidak berpengalaman dan membuat mata bercahaya. Bahkan Mazmur 19:11 menegaskan bahwa Firman Tuhan itu lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.
Saya membayangkan betapa berharganya,betapa indahnya emas tua dan betapa segarnya dan manisnya madu dari tetesan sarang lebah, namun ternyata ada yang jauh lebih indah, lebih menyegarkan dan membuat mata bercahaya, itulah FIRMAN TUHAN, itulah SABDA ALLAH.
Memasuki minggu Perjamuan Kudus se-dunia, kita kembali diingatkan bahwa ketika kita menerima perjamuan dari Tuhan, perjamuan kudus yang mengingatkan kita akan karya dan pengorbanan Yesus Kristus bagi kita akan terus menerus memotivasi dan menyemangati kita untuk terus hidup dekat dengan Tuhan, hidup berjalan bersama dengan Tuhan dan menjadikan Firman Tuhan sebagai pelita bagi kaki kita dan terang bagi jalan kehidupan kita sehingga hidup kita akan dipenuhi dengan ketenangan, kepuasan dan kebahagiaan sejati. AMIN. (YTP)

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*