suplemenGKI.com

ROH KUDUS

03/02/2008

Roh Kudus - GKI Ressud

(Judul Asli : Apakah Tanda Dipenuhi Roh Kudus)

Seorang anggota jemaat GKI (sebut saja namanya Petrus) mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada pendetanya dalam sebuah dialog berikut ini:

Petrus : Pak pendeta, saya merasakan kegelisahan saat merayakan hari Pentakosta sebab saya tidak yakin apakah saya dipenuhi Roh Kudus.

Pendeta: Mengapa Anda bertanya seperti itu? Apakah Anda tidak dapat melihat tanda-tanda kehadiran Roh Kudus dalam hidup Saudara?

Petrus : Betul Pak! Kata teman saya, tanda orang menerima Roh Kudus adalah mampu berbahasa Roh sedangkan saya belum mendapatkan karunia itu.

Pendeta: Sebenarnya setiap orang yang mengaku percaya kepada Tuhan Yesus, dia sudah menerima karunia Roh Kudus. Ingatlah dalam I Korintus 12:3 dikatakan: ”….tidak ada seorang pun yang dapat mengaku: “Yesus adalah TUHAN”, selain oleh Roh Kudus.”

Petrus : Tapi Pak, bukankah dalam I Korintus 12:11 dikatakan bahwa TUHAN memberikan karunia bahasa Roh (bahasa lidah) kepada orang percaya?

Pendeta: Benar, tapi bahasa Roh bukan satu-satunya ciri pengenal karunia Roh sebab ada banyak macam karunia Roh (I Korintus 12:4). Paulus memberi macam-macam contoh karunia Roh yang dikenal pada jaman itu (I Korintus12:8-11; 12:28-13:1), antara lain karunia untuk memimpin dan melayani.

Petrus : Saya masih penasaran dengan hal ini. Kata teman saya, setiap orang Kristen harus bisa berbahasa Roh sebab bahasa Roh menguatkan dan membangun iman kita.

Pendeta: Memang bisa jadi orang yang berbahasa Roh merasa dikuatkan dan dibangun imannya, tapi Paulus menjelaskan bahwa siapa yang berbahasa Roh ia hanya membangun dirinya saja (I Korintus 14:4), padahal yang juga perlu dibangun adalah kepentingan umum jemaat (I Krointus 12:7). Jadi bahasa Roh adalah karunia Roh yang diberikan untuk kepentingan umum (I Korintus 14:3-5, 12, 17). Karena itulah jikalau dalam sebuah ibadah bersama, Roh Kudus memberikan kepada seseorang karunia berbahasa Roh, maka kepada orang lain diberikan karunia untuk menafsirkan bahasa Roh. Dengan demikian orang lain dapat mengerti apa yang sebenarnya ingin dikatakan Roh Kudus kepada jemaat.

Petrus : Jadi bahasa Roh itu bukan tanda kematangan iman?

Pendeta: Bukan, bahasa Roh bukan tanda kematangan iman. Lihatlah I Korintus 14:22; I Korintus 3:1-3; 14:20-21, 8:7.

Petrus : Kata teman saya, bahasa Roh itu bisa dilatih. Dulu ia tidak bisa berbahasa Roh namun sekarang ia melakukannya dalam doa pribadi maupun dalam ibadah bersama.

Pendeta: Saya kira kalau kita percaya bahwa bahasa Roh adalah karunia Roh Kudus, tentunya tak dapat dilatihkan seperti kita belajar bahasa Inggris, misalnya. Jikalau memang Anda belum pernah berbahasa Roh, saya kira lebih baik Anda berpikir, mungkin saja karunia yang diberikan kepada Anda bukan bahasa Roh tapi karunia yang lain. Kalau kita mengingat nasihat Rasul Paulus, justru orang Kristen diminta untuk berusaha memperoleh karunia-karunia lain yang lebih utama. Paulus menunjukkan bahwa kasih adalah karunia yang paling utama ( I Korintus 13:1,8).

Petrus : Tapi Pak, mengapa jemaat di Korintus mementingkan bahasa Roh?

Pendeta: Paulus mensinyalir bahwa gejala-gejala pementingan bahasa Roh yang timbul di jemaat Korintus sedikit banyak disebabkan karena potensi-potensi jemaat tidak disalurkan ke luar, sebab itu Paulus menasihatkan agar potensi jemaat (II Korintus 8:7) di salurkan ke luar ( II Korintus 8:8-15), dalam karya kasih bagi orang lain.

Petrus : Maaf Pak, bolehkah tanya satu lagi? Semoga Bapak tidak tersinggung dengan pertanyaan ini. Kata teman saya, sepertinya GKI kurang dipenuhi Roh Kudus sebab dia belum pernah mendengar ada mujizat penyembuhan di GKI. Bagaimana pendapat Bapak?

Pendeta: Saya mengimani bahwa kesembuhan adalah karunia TUHAN. TUHAN dapat menyampaikan karunia-Nya melalui berbagai jalan yang sesuai dengan kehendak-Nya, melalui mujizat, usaha medis (obat-obatan, dll). Sebaliknya orang tidak sembuh dari sakit juga tidak otomatis bisa ditafsirkan sebagai bukan kehendak TUHAN. TUHAN menuntun hamba-hamba-Nya melalui liku-liku suka dan duka ( Roma 8:38). Karena itu kita mestinya tetap bersyukur kepada TUHAN dalam segala keadaan (I Tesalonika 5:18). Keselamatan dalam Yesus Kristus tetap menjadi karunia yang atasnya kita terus bersyukur, sekalipun penyakit/penderitaan sedang kita hadapi. Masa penderitaan senantiasa mengandung nilai-nilai berkat rohani, sebab itu kesembuhan bukan merupakan soal yang terpenting tetapi ditempatkan dalam kerangka pemberitaan Injil Kerajaan ALLAH yang membawa keselamatan bagi umat manusia.

Petrus: Jadi bagaimana hubungan kemampuan menyembuhkan dan Roh Kudus?

Pendeta: Memang kemampuan untuk menyembuhkan adalah salah satu karunia Roh Kudus, namun kita tidak boleh memiliki sikap yang menempatkan karunia sebagai prestasi, misalnya bahwa karunia penyembuhan dianggap lebih tinggi daripada karunia-karunia yang lain dan sekaligus merupakan usaha manusia yang hebat dan berhasil menempatkan diri sebagai yang lebih tinggi. Kesombongan rohani semacam itu tidak pada tempatnya dan tidak termasuk dalam kehidupan iman kita.

Petrus : Kalau begitu, apa sebenarnya tanda orang yang dipenuhi atau dipimpin oleh Roh Kudus?

Pendeta: Jikalau Anda membuka diri untuk dipimpin oleh Roh Kudus maka dalam hidup Anda akan nampak buah Roh yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Kehadiran Roh Kudus dalam hidup kita selalu membuahkan karya kasih Kristus bagi semua orang.

Petrus : Trimakasih, Pak. Sekarang saya akan belajar untuk merasakan kehadiran Roh Kudus dalam hidup saya dan menyerahkan hidup saya untuk dipimpin Roh Kudus.

Pendeta: Baiklah, selamat hidup bersama pimpinan Roh Kudus!

(Adaptasi dari: Pegangan Ajaran mengenai Bahasa Lidah, Kesembuhan, dalam Lampiran 7 Tata Gereja GKI)

Sumber : Ambil & Bacalah! Edisi 1. Mei 2007. Departemen Pengajaran

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«