suplemenGKI.com

Sabtu, 7 Februari 2015

Markus 1:29-34

Pengantar

Seorang remaja pria terlahir dalam keluarga yang pas-pas an secara ekonomi. Dia tinggal di lingkungan yang kurang memperhatikan pendidikan. Kesibukan orang tua dalam memenuhi kebutuhan hidup dengan berjualan di pasar juga seolah membawanya memasuki kehidupan pasar. Di usianya yang masih remaja, dia seolah sudah biasa dengan kekerasan hidup. Tetapi dia adalah anak baik dan dia memiliki banyak teman. Sampai suatu hari dia ‘dijerat’ oleh teman baiknya dan dia jadi kecanduan narkoba. Keluarga berupaya sedemikian rupa membantunya terlepas dari jeratan dan narkoba. Singkat kata, pria remaja itu terbebas dari jeratan narkoba. Ketika dia terbebas dari narkoba, dia menyerahkan dirinya melayani TUHAN. Dia sadar bahwa hidupnya adalah milik TUHAN. Teman-temannya di gereja juga mendampingi dan merangkulnya.

Pemahaman

  • Ayat 29-31    : Apa yang ingin disampaikan Markus melalui mukjizat yang dilakukan Yesus?
  • Ayat 32-34    : Mengapa orang-orang yang sakit dan kerasukan setan dibawa kepada Yesus?

Saat itu, pada siang hari di dalam rumah Simon, Yesus menyembuhkan ibu mertua Simon. Ibu mertua Simon sakit demam. Pada waktu itu demam tidak hanya dianggap sebagai gejala, melainkan penyakit. Yesus menyembuhkannya dengan cara yang sangat sederhana, yaitu memegang tangannya dan membangunkannya. Yang menarik adalah apa yang terjadi kemudian setelah perempuan itu sembuh. Markus menuliskan, “kemudian perempuan itu melayani mereka”. Tindakan perempuan yang melayani mereka membuktikan bahwa ia benar-benar sudah sembuh dan mampu melaksanakan tugasnya sehari-hari. Bagi Markus, tujuan akhir dari mukjizat itu bukanlah kesembuhan itu sendiri, melainkan pulihnya kemampuan seseorang untuk menunaikan tugasnya. Menurut Markus tindakan perempuan yang melayani ini merupakan sebuah simbol kepada para pembaca untuk menunjukkan bagaimana seharusnya respon mereka yang telah mengalami kasih dan kuasa TUHAN. Melayani adalah respon yang seharusnya ditunjukkan oleh setiap orang yang telah menerima Injil.

Dampak lebih lanjut dari tersebarluasnya kuasa penyembuhan Yesus adalah semua orang yang menderita sakit dan kerasukan setan dibawa kepada Yesus dan seluruh penduduk kota berkerumun di depan pintu rumah Simon. Yesus menjadi terkenal, namun orang-orang hanya mengenal-Nya sebagai seorang penyembuh yang andal. Identitas Yesus sebagai Anak ALLAH tetap tersembunyi dan orang-orang itu tidak mengetahui siapa Yesus sesungguhnya.

Refleksi

Tariklah nafas dalam-dalam lalu keluarkan perlahan-lahan. Pejamkan mata anda dan cobalah mengingat setiap mukjizat yang TUHAN lakukan dalam hidup anda sampai dengan hari ini ketika anda merenungkan firman ini. Ulangi lagi dan bawa diri anda pada peristiwa itu dan rasakan kehadiran TUHAN.

Tekadku

Ya TUHAN, mampukan aku menghayati  setiap karya-Mu di dalam hidupku. Mampukan juga aku untuk merespon setiap karya TUHAN dengan benar.

Tindakanku

Mulai hari ini aku akan merespon setiap karya TUHAN dalam hidupku dengan melayani TUHAN melalui orang-orang yang TUHAN hadirkan di sekitarku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«