suplemenGKI.com

Senin, 14 Oktober 2013

Kejadian 32:1-21

PENGANTAR

Kejadian pasal 32 mengajak kita mengikuti perjalanan Yakub meninggalkan rumah Laban untuk kembali ke tanah kelahirannya, setelah melarikan diri selama 20 tahun. Perjalanan pulang yang tidak mudah karena Yakub harus berhadapan dengan Esau, kakaknya.

 

PEMAHAMAN

  1. Ayat 1-2: Mengapa malaikat-malaikat Allah menjumpai Yakub dalam perjalanan?
  2. Ayat 3-8, 13-21: Apa saja yang dilakukan Yakub karena rasa takutnya?
  3. Ayat 9-12: Perhatikan doa Yakub, apa yang Yakub ungkapkan dan minta kepada Tuhan?

 

Yakub adalah seorang pria yang sangat cerdik. Kita telah melihat bagaimana Esau, Ishak dan Laban dikalahkan oleh kecerdikannya. Dan sekarang, Yakub pun menggunakan seluruh kecerdikannya untuk mempersiapkan pertemuannya dengan Esau. Pertama, kata-kata yang disampaikan melalui utusannya kepada Esau (ay.4-5) dan persembahan melimpah yang disediakan (ay. 20-21) merupakan cara-cara yang ampuh untuk meredakan dendam sang kakak. Dengan cara ini Yakub mengakui kesalahannya dan mengembalikan berkat yang telah dicurinya dari kakaknya. Kedua, Yakub membagi rombongannya menjadi dua pasukan. Meski telah memohon belas-kasihan sambil memberikan persembahan, Yakub tetap berjaga-jaga terhadap kemungkinan yang terburuk apabila Esau menolak berdamai (ay.8). Cukupkah semua upaya itu? Bagi Yakub, tidak. Itulah sebabnya Yakub juga berseru kepada Tuhan. Yakub berdoa agar Tuhan melepaskannya dari tangan Esau (ay.11). Bukan dengan sembarang Yakub memanjatkan doa ini. Pertama, dengan rendah hati Yakub menyebutkan kembali janji Tuhan kepadanya (ay.9, 12). Kedua, Yakub mengakui bahwa semua yang diperolehnya adalah berkat kasih dan kesetiaan Tuhan kepadanya (ay.10). Tentu ini merupakan pengakuan iman yang luar biasa bila kita ingat bahwa selama ini Yakub lebih suka mengandalkan kemampuan dan kepandaiannya sendiri. Sangat menarik bila kita memperhatikan bahwa sebelum Yakub berdoa Tuhan telah mengutus malaikat-malaikat untuk menampakkan diri kepadanya. Kepandaian dan kegigihan Yakub merupakan anugerah Tuhan. Namun, iman dan penyerahan diri yang tulus juga merupakan anugerah-Nya.

 

REFLEKSI

Cobalah mengingat kembali, di sekitar kita juga ada banyak hal yang menimbulkan ketakutan kita. Apa saja yang menjadi ketakutan Anda? Apa yang dapat kita pelajari dari cara Yakub menghadapi ketakutannya?

 

TEKADKU

Terima kasih Tuhan karena hari ini aku diingatkan bahwa seringkali ketakutan-ketakutan yang aku hadapi membuat aku datang kepadaMu dan meneguhkan kembali imanku. Kesulitan-kesulitan hidupku menjadi pendorong bagi pertumbuhan rohaniku. Amin

 

TINDAKANKU

Menghadapi salah satu kekuatiranku belakangan ini yaitu tentang _________________ dengan menunjukkan imanku yaitu dengan ___________________________________

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«