suplemenGKI.com

Sabtu, 23 November 2013
Kolose 1:19-20

Pengantar 
Tujuan kedatangan KRISTUS adalah membawa pendamaian. Mengapa kita harus diperdamaikan dengan ALLAH? Apakah kita bermusuhan dengan ALLAH? Pertanyaan-pertanyaan tersebut muncul karena kita sungguh menyadari bahwa dosalah yang menjadikan manusia musuh ALLAH. Namun ALLAH memprakarsai pendamaian diri-Nya itu karena manusia tidak sanggup dan tidak dapat mendamaikan dirinya sendiri dengan ALLAH.

Pemahaman 
• Siapakah KRISTUS menurut bacaan hari ini?
• Apakah konsekuensi pengakuan iman tentang KRISTUS seperti dijelaskan dalam bacaan hari ini?

Melalui perikop ini Paulus menegaskan bahwa tujuan kedatangan YESUS KRISTUS adalah untuk memulihkan keretakan dan menjembatani jurang antara ALLAH dan manusia. Dan perantara pendamaian ALLAH dengan manusia adalah darah salib KRISTUS. Kematian YESUS KRISTUS di kayu salib membuktikan bahwa pendamaian ALLAH melalui YESUS KRISTUS bukan saja ditawarkan kepada semua manusia, melainkan juga kepada seluruh ciptaan, yang bernyawa maupun yang tidak bernyawa. Paulus ingin mengatakan bahwa di dalam alam semesta ini yang ditebus bukan saja manusia, melainkan juga segala sesuatu. Dengan kata lain, Paulus menyatakan bahwa dunia tidak jahat. Dunia adalah milik ALLAH yang ikut ambil bagian di dalam misi pendamaian seluruh alam semesta. Penjelasan Paulus ini juga merupakan serangan balik kepada kaum Gnostik yang memandang dunia sebagai sesuatu yang jahat dan tidak dapat diperbaiki.

Kita dapat memetik beberapa pengajaran tentang kasih ALLAH terhadap dunia yaitu bahwa prakarsa ALLAH mendamaikan manusia dengan diri-Nya sendiri di dalam YESUS KRISTUS, melalui kematian KRISTUS, membuktikan bahwa kasih-Nya tiada terbatas dan bahwa pendamaian itu berlaku untuk seluruh alam semesta. Pendamaian itu sempurna, tidak ada yang kurang, karena dilakukan oleh YESUS KRISTUS sendiri yang menerima segala kepenuhan ALLAH.

Prakarsa ALLAH mendamaikan diri-Nya dengan manusia menunjukkan bahwa tidak ada jarak yang tidak dapat dijembatani dan yang tidak dapat ditempuh oleh kasih ALLAH, karena Dia sendiri yang menjadi Pendamai manusia dengan ALLAH.

Refleksi
Apakah Anda telah mensyukuri anugerah pendamaian dari TUHAN YESUS? Apakah makna pendamaian itu telah mengubah pola pikir, pola kata, pola pelayanan, dan pola hidup Anda?

Tekadku
TUHAN, bantulah aku untuk menghargai anugerah pendamaian dengan berjuang merubah pola pikir, pola kata, pola pelayanan dan pola hidup sehingga semakin dekat dengan kehendak-Mu dan memuliakan-Mu

Tindakanku
Karena anugerah pendamaian, aku menjadi dekat dengan TUHAN dan menikmati kasih sayang-Nya. Maka aku juga akan meyakinkan orang lain untuk menerima anugerah pendamaian itu.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«