suplemenGKI.com

Rabu,6 Mei 2015

05/05/2015

MENYAMBUT KARYA KESELAMATAN

I Yohanes 5 : 1 – 6

 

 

Pengantar
Seringkali kita terjebak dengan sebuah predikat (sebutan) yang istimewa berdasarkan pemahaman kita sendiri yang terbatas. Itu pula yang tergambar dalam pemahaman awal kita terhadap keberadaan seorang Imam Besar dan keberadaan seorang Anak ALLAH. Bayangan tentang adanya keistimewaan yang dimiliki, menjadi harapan dari setiap orang yang menyandang predikat tersebut. Tapi melalui pembacaan Alkitab pada hari ini, kita diajak untuk melihat keistimewaan yang berbeda, keistimewaan yang bukan terletak/terpaku pada sebuah predikat, tapi pada sebuah karya hidup yang menjadi berkat, sebagaimana yang dilakukan oleh Kristus, sebagai Imam Besar dan Anak ALLAH.

Pemahaman

Ayat 1, Predikat apakah yang kita sandang sebagai orang yang percaya?

Ayat 2-3, Konsekuensi apakah yang diterima sebagai orang yang percaya kepada Allah?

Ayat 4-6, Siapakah yang dapat mengalahkan dunia?

 

Yohanes mengingatkan pada setiap orang yang percaya bahwa mereka memiliki perdikat sebagai anak-anak Allah, karena lahir dari Allah. Maka bagi setiap anak-anak Allah berlaku bahwa mereka mengasihi Allah.

Sebagai wujub mengasihi Allah adalah menuruti perintah-perintahNya atau mentaati peraturan-peraturanNya. Anak-anak Allah yang hidup dengan melakukan perintah-perintah Allah maka ia akan dapat mengalahkan dunia dengan imannya.

Maka bagi setiap orang yang percaya kepada Allah dan berlaku seperti anak-anak Allah, ia akan dapat melakukan hal-hal atau karya-karya bersama dengan Tuhannya. Mari kita terus menyadari sebagai anak-anak Allah atau anak-anak Terang sehingga dimanapun kita berada bukan saja mengingat akan status kita, namun kita juga harus berkarya dalam mengisi keselamatan yang telah Tuhan berikan kepada kita. Mari kita berjuang untuk mengisi karya keselamatan ini.

Refleksi
Bagaimanakah kehidupan kita yang menyandang predikat (sebutan) anak-anak ALLAH atau anak-anak terang. Apakah kita melihatnya sebagai sesuatu yang harus diistimewakan? Atau justru berpikir peran apa yang harus saya bawakan (berikan) ?

Tekad
Ya TUHAN, jadikan hidup saya berkat bagi sesama, dan bukan sekedar menyandang predikat yang istimewa sebagai anak-anak ALLAH atau anak-anak terang.

Tindakanku
Mulai hari ini saya akan berupaya untuk lebih memilih hidup menjadi berkat bagi sesama walau harus berkurban diri untuk menerangi sesama dan lingkungan sekitar

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*