suplemenGKI.com

Rabu, 9 Oktober 2019

08/10/2019

2 Timotius 1:1-7

BUKAN SINGLE FIGHTER

PENGANTAR
Dalam pelayanan, Tuhan tidak memanggil kita untuk menjadi single fighter (berjuang seorang diri). Tuhan tahu bahwa kita membutuhkan berbagai bentuk dukungan dari organisasi/ lembaga dan orang-orang di sekitar kita.  Di antara berbagai macam dukungan moral/ spiritual di bawah ini, manakah yang juga Anda miliki dalam pelayanan Anda: Hubungan yang baik dengan rekan kerja atau pendeta? Doa-doa yang dipanjatkan oleh orang-orang yang dekat dengan Anda? Tokoh-tokoh iman yang menjadi teladan bagi Anda? Atau peristiwa-peristiwa gerejawi seperti penumpangan tangan, pelantikan, peneguhan dan pengutusan?  Jika Anda memiliki satu atau beberapa hal penting yang mendukung pelayanan Anda, bersyukurlah.  Melayanilah dengan baik agar berbagai macam dukungan itu tidak menjadi sia-sia.

PEMAHAMAN

  • Ay. 1-2.  Paulus menyapa Timotius dengan sebutan “anakku yang kekasih.”  Terkait dengan tugas pelayanan Timotius, apa arti sapaan seperti itu bagi Timotius?
  • Ay. 3-4.  Apa yang selama ini dilakukan oleh Paulus bagi Timotius?   Terkait dengan tugas pelayanan Timotius, apa arti tindakan itu bagi Timotius?
  • Ay. 5. Mengapa Paulus mengingatkan Timotius kepada neneknya, Lois dan ibunya, Eunike? Terkait dengan tugas pelayanan Timotius, apa arti nama-nama tersebut bagi Timotius?
  • Ay. 6-7.  Mengapa Paulus mengingatkan Timotius kepada peristiwa penumpangan tangan yang pernah dilakukannya? Terkait dengan tugas pelayanan Timotius, apa arti peristiwa itu bagi Timotius?

Dengan berbagai cara Paulus membangun motivasi pelayanan Timotius.  Paulus menyebutkan bahwa “memberitakan janji tentang hidup dalam Kristus Yesus” merupakan kehendak Allah baginya (ay.1).  Paulus juga memanggil Timotius sebagai “anakku yang kekasih.” Sebutan ini di samping menunjukkan hubungan yang akrab di antara mereka juga untuk menegaskan bahwa Paulus memang mempercayakan pelayanan di Efesus itu kepadanya.  Lebih dari itu, Paulus juga selalu mendoakan Timotius, baik siang maupun malam.  Meskipun ladang pelayanan di Efesus sangatlah sukar, namun Timotius tahu bahwa Paulus selalu mendukung, mempercayai, dan mendoakan pelayanannya.

Timotius juga diingatkan kepada Lois dan Eunike, neneknya dan ibunya.  Ketika menghadapi kesulitan, Timotius tentu akan dikuatkan oleh “iman yang tulus ikhlas”  yang dimiliki oleh dua tokoh yang sangat dekat dengannya itu.  Dan lebih dari semua itu, Timotius juga mempunyai sumber kekuatan rohani yang penting dalam pelayanannya: penumpangan tangan yang dilakukan Paulus atasnya.  Peristiwa yang sangat penting ini akan selalu mengingatkan Timotius bahwa Tuhan telah memberikan karunia-karunia rohani untuk melayani.  Peristiwa ini juga mengingatkan Timotius bahwa Roh Allah yang bekerja di dalam dirinya adalah Roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

REFLEKSI
Ketika Tuhan memanggil Anda untuk melayani, Dia juga memberikan banyak orang dan banyak peristiwa untuk meneguhkan panggilan pelayanan Anda.

TEKADKU
Tuhan, ajarlah aku melihat dan menghargai setiap bentuk dukungan yang Kau berikan dalam pelayananku.

TINDAKANKU
Aku akan secara khusus mengucapkan terima kasih kepada minimal satu orang atau lembaga yang selama ini telah mendukung pelayanku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«