suplemenGKI.com

Rabu, 9 Juli 2014.

08/07/2014

Mazmur 119:105-110.

 

Taurat Adalah Anugerah Tuhan

Pengantar:
Mazmur 119 ini pada dasarnya adalah sebuah syair didaktis (Pengajaran) yang berbentuk kesaksian pribadi. Tujuan utama dari Mazmur 119 adalah mengagungkan Tora (Taurat atau ajaran Allah) yang tidak lain adalah anugerah Allah kepada umat-Nya. Pemazmur menyebut taurat dalam berbagai sinonim: Peringatan, titah, hukum, perintah, ketetapan, perkataan, firman, hidup dan jalan (Bisa ditemukan disepanjang bacaan Mazmur 119) Semua menunjukan betapa tingginya pengabdian pemazmur terhadap Taurat Tuhan.
Pemahaman:

  1. Makna ungkapan “Firman-Mu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku” (V. 105-106)
  2. Nilai apakah yang terkandung dalam statemen/pernyataan pemazmur dalam V. 107-110!

Ungkapan bahwa firman Tuhan itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku, berarti bahwa: merenungkan, menghayati dan melakukan firman Tuhan dalam kehidupan ini adalah berarti membuka hati sehingga diterangi oleh firman Tuhan yang kemudian memberikan pengertian sehingga mampu menghindari jalan yang menyesatkan, terhindar dari kesalahpahaman berdasarkan keinginan hati sendiri (Marie Claire Barth & B.A. Pareira – Tafsiran Alkitab, Mazmur) Pemazmur memandang kehidupan ini adalah Perjalanan rohani yang harus dibimbing oleh Firman Allah senantiasa, kemudian pemazmur berjanji/bersumpah untuk mengikuti tuntunan firman Tuhan itu ke manapun terang firman itu memimpin dan menuntunnya. Sekalipun ia harus mengalami ketertindasan dan bahaya bahkan maut.

Bagi pemazmur, keberadaan taurat Tuhan adalah merupakan representasi Allah dalam perjalanan hidupnya. Untuk pemahamannya terhadap firman Tuhan dan janjinya untuk setia mengikuti tuntunan firman Tuhan itu, pemazmur siap mempersembahkan hidupnya secara sukarela bagi Tuhan. Sekalipun ada bahaya dan godaan tetaplah menjadikan firman Tuhan pelita dan terang bagi jalan hidup kita. 

Refleksi:
Mari kita tenangkan hati sejenak, coba renungkan apakah kita sudah memandang firman Tuhan sebagai anugerah Allah kemudian menjadikannya pelita bagi kaki dan terang bagi jalan hidup kita? Apapun keadaan hidup kita, mari kita jadikan firman Tuhan sebagai penuntun hidup kita, karena firman Tuhan adalah representasi Allah dalam hidup kita. Allah selalu menanti kita untuk menjadikan-Nya penuntun, pendamping dan pengarah bagi jalan hidup kita melalui firman-Nya, karena Dia tidak ingin kita mengalami ketersesatan.

Tekad:
Ya Tuhan, tolonglah saya agar mampu menjadikan firman-Mu pelita bagi kaki dan terang bagi jalan hidup saya senantiasa, sehingga saya tidak tersesat mengarungi dunia yang gelap ini. Saya bersedia mengutamakan firman Tuhan dalam setiap aspek kehidupan saya.

Tindakan:
Mulai saat ini saya akan menjadikan firman Tuhan pelita bagi kaki saya untuk melangkah dan terang bagi hidup seutuhnya, walaupun ada tantangan, hambatan dan godaan yang saya hadapi. Saya akan selalu menyediakan waktu setiap hari untuk membaca dan merenungkan firman Tuhan sebelum melakukan berbagai aktivitas yang lain.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«