suplemenGKI.com

Rabu, 8 Juli 2020

07/07/2020

Persembahan Yang Berkenan Kepada-Nya

Bacaan Roma 15:14-21

 

Pengantar

Ketika kita akan memberikan sebuah kado untuk orang lain, maka akan ada beberapa pertimbangan. Siapa yang akan kita beri kado tersebut, anak-anak, remaja, pemuda, orang nikah atau orang tua? Terus apakah kita yang mau memberi itu termasuk orang mampu atau biasa-biasa saja, semua itu akan berpengaruh kepada terwujudnya kado tersebut. Bagaimana kalau hal tersebut atau kado tersebut kita berikan kepada Tuhan. Mari kita renungkan bagian firman Tuhan ini.

Pemahaman
Ay 14-16, Apa yang Paulus katakan kepada jemaat di Roma tentang pelayanannya?
Ay 17-19, Apa yang mendasari pelayanan dari Paulus?
Ay 20-21, Apa yang menjadi prinsip dasar bagi pelayanan Paulus?

Paulus memuji segala kebaikan, pengetahuan dan hidup yang saling menasihati antar jemaat di Roma, Paulus juga menegaskan dan menjelaskan akan pelayanan yang ia lakukan dengan rekan-rekannya. Pertama, Paulus katakan bahwa karena anugerah Allah-lah yang dapat menjadikan Paulus sebagai pelayan bagi Tuhan (ay 15). Paulus sadar bahwa ia dapat melayani karena semata-mata anugerah Tuhan bukan karena kehebatan pribadi Paulus atau pengalaman Paulus. Paulus tidak membanggakan masa lalunya tetapi dia terus belajar dan bertumbuh di dalam Tuhan.  Kedua, Paulus mempunyai misi untuk melayani bangsa-bangsa bukan Yahudi supaya mereka dapat mengenal Allah (ay 16). Paulus sadar betul bahwa keselamatan yang telah ia peroleh harus dibagikan kepada semua orang bahkan bangsa-bangsa lain diluar bangsa Yahudi.  Dan hal ini cukup mendesak karena banyak bangsa-bangsa lain yang belum mengenal Tuhan Yesus. Maka Paulus menjadi rasul yang sangat giat untuk memberitakan Injil Yesus Kristus. Ketiga, Paulus yakin bahwa Tuhan bekerja di dalam hidup pelayanan-Nya (ay 18). Kesadaran bahwa Tuhan memakai Paulus sebagai alat-Nya menjadikan pelayanan Paulus lebih efektif. Ia sadar semuanya karena Tuhan yang memberi kemampuan kepadanya.  Keempat, Paulus tahu bahwa karunia Roh diberikan untuk menunjang pelayanannya. Kesadaran bahwa karunia Roh berasal dari Tuhan maka harus digunakan untuk kemuliaan Tuhan bukan untuk diri sendiri. Tuhan pasti akan memperlengkapi apa yang dibutuhkan pelayannya.

Paulus menganggap bahwa pelayanannya ini sebagai sebuah kehormatan yang Tuhan berikan kepadanya sekaligus sebagai persembahan bagi kemuliaan nama Tuhan. Karena itulah Paulus terus mencari daerah-daerah baru atau bangsa-bangsa lain yang belum pernah mendengar Injil Yesus Kristus, supaya mereka dapat dipersembahkan kepada Tuhan sebagai orang/bangsa yang mengenal Tuhan.

Refleksi
Ambillah waktu beberapa menit untuk merenungkan, apa yang sudah kita persembahkan kepada Tuhan? Apakah yang saya berikan kepada Tuhan sudah yang terbaik dalam hidup saya?

Tekadku
Ya, Tuhan seringkali kalau kami mau memberikan sesuatu atau persembahan kepada Tuhan, kami jarang memikirkan bahwa hal tersebut atau persembahan tersebut sebagai persembahan yang terbaik, ampunilah kami yang Tuhan.

Tindakanku
Saya ingin memberikan kehidupan ini sebagai persembahan saya kepada Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»